PT KAI Bongkar 7 Rumah Warga Anggadita - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PT KAI Bongkar 7 Rumah Warga Anggadita

PT KAI Bongkar 7 Rumah Warga Anggadita

Written By Angga Praditya on Kamis, 23 November 2017 | 14.00.00

KLARI, RAKA - Sebanyak tujuh Kepala Keluarga di Dusun Sukamulya RT20/06, Desa Anggadita, Kecamatan Klari tepatnya di area stasiun Klari dibongkar. Pasalnya lokasi yang dijadikan tempat tinggal warga tersebut merupakan tanah PT KAI Persero. Akibatnya ada warga yang memilih untuk tinggal di rumah saudaranya dan ada juga yang memilih pulang kampung.
Seperti disampaikan Eha Juleha, salah satu pemilik rumah di lokasi tersebut mengatakan, setelah dilakukan pembongkaran oleh sejumlah petugas, dirinya memilih untuk pergi pulang ke kampung halamannya. Sebab, perempuan yang sudah memiliki tiga anak ini mengaku tidak punya saudara di Karawang selain di kampung halamannya. "Paling mau pulang kampung aja," katanya.
Berbeda dengan Neni, dirinya lebih memilih untuk tinggal di rumah saudaranya, sementara sebelum menentukan tempat tinggalnya nanti. Dirinya juga tidak bisa berbuat apa-apa jika rumah yang sudah puluhan tahun di tempatinya itu dibongkar. Sebab, kata Neni, tanah yang digunakan merupakan milik PT KAI. "Tinggal di rumah saudara dulu, ada uang gantinya juga sih, ada aja dari pihak PT KAI," ucapnya tidak memberikan informasi besaran uang yang diberikan.
Sementara untuk mengantisipasi adanya kekerasan dalam pembongkaran, sejumlah personil dari pihak Kepolisian dan Koramil serta Satpol PP Kecamatan Klari dan Polsus dari PT KAI ikut mengamankan kegiatan pembongkran rumah warga tersebut. Untungnya, tidak ada kekerasan dan tidak terdapat hal-hal yang tidak diinginkan dalam kegiatan tersebut. "Sepuluh personil dari Polsek, 10 personil Koramil Klari, 3 personil Satpol PP Klari dan 7 personil Polsus PT KAI, alhamdulilah semua bisa berjalan dengan baik dan lancar," ucap Kapolsek Klari Kompol H.Relisman Nasution SH.
Dia juga menjelaskan, dalam pembongkaran rumah warga tersebut tercatat ada 7 kepala keluaraga yang berhasil dibongkar. Selebihnya kata dia, pihak PT KAI sendiri yang mengatur pembongkaran terhadap rumah warga yang ada di atas lahan PT KAI tersebut. Karena dirinya hanya melakukan pengamanan agar tidak terjadinya kekerasan saat dilakukan pembongkaran. "Kami hanya melakukan pengamanan saja, ini juga kelanjutan dari beberapa bulan yang lalu," ungkapnya.
Sementara sampai berita ini terbit belum ada tanggapan dari pihak PT KAI Persero, karena Kepala Staisun Klari tidak ada di tempat saat Radar Karawang hendak mengkonfirmasi.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template