Petani Jamur Merang Sukamulya Produk 1,7 Kwintal Per Kumbung - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani Jamur Merang Sukamulya Produk 1,7 Kwintal Per Kumbung

Petani Jamur Merang Sukamulya Produk 1,7 Kwintal Per Kumbung

Written By Angga Praditya on Senin, 20 November 2017 | 20.00.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Budidaya Jamur Merang yang dilakukan warga Dusun Puloluntas, Desa Sukamulya, Kecamatan Cilamaya Kulon, mampu nenproduksi 1,7 kwintal per kumbung dalam satu kali panen.
Budidaya yang dilakukan diatas tiga hektare lahan tersebut memiliki 20 kumbung jamur mendapat support dana CSR Pertamina EP subang Field bekerjasama dengan lembaga Care LPPM institut PertanIan Bogor (IPB) ini mampu memenuhi pasar lokal dan permintaan  para pengepul jamur. Hebatnya lagi, pembudidaya jamur yang tergabung dalam Kelompok Cilamaya Bersatu (Cyber) ini, juga aktif pengembangan pembuatan bibit secara mandiri sebagai solusi mendapati bibit jamur berkualitas baik di laboratorium khusus.
Ketua Kelompok Cyber Jamur Merang Atmawijaya mengatakan, selama ini para penjual bibit sering memanfaatkan ketergantungan petani jamur dengan menjual bibit kualitas rendah atau bibit turunan ketiga (F3) dan keempat (F4). Sementara bibit berkualitas bagus F1 dan F2 tidak dijual ke petani tetapi dipakai untuk membuat bibit kembali kualitas F3 dan F4. Akibat penggunaan bibit jamur F3 dan F4 tersebut, sebutnya, yang sulit dibedakan bentuknya dengan bibit kualitas super, produksi jamur merang kelompoknya sempat turun.
Bahkan ada beberapa kelompok petani lainnya sampai gulung tikar karena produksinya turun terus. karenanya,  pengembangan bibit jamur secara mandiri ini diapresiasinya, dapat support dari pihak Pertamina EP. Bahkan, membina kelompoknya yang berjumlah 15 orang ini dengan serius ikuti pelatihan, dan cara pembuatan bibit berkualitas.  Hasilnya, daya serap pemahaman para anggota kelompoknya itu bisa dipahami betapapun, latar belakang anggotanya dulu adalah pengangguran, buruh tani dan serabutan.
"Kami banyak belajar pengembangan budidaya jamur dan pembibitannya, sehingga dengan memanfaatkan 20 kumbung, produksinya sangat baik dan meningkat," Ujarnya.
Atmawijaya menambahkan, Kelompoknya saat ini mampu hasilkan produksi 1,7 Kwintal setiap kali panen perkumbungnya dari dulunya mendapati 1,5 kwintal saja cukup tertatih-tatih. Namun, lewat pembibitan semacam ini, Kumbung berukuran 4 x3 dengan jeda 40 hari panen ini, mampu menembus produksi uang cukup baik. Hanya saja, sebut Atmaja, Jamur merangnya belum dipasarkan ke mana-mana. Ssebab pihaknya justru kewalahan melayani pengepul yang datang dan membeli langsung di tempat dengan kisaran harga Rp 30 ribu - 40 ribuan perkilogramnya. "Kami produksi belum memenuhi permintaan pasar namun para pengepul sendiri yang datang langsung ke lokasi kumbung, "ujarnya.
Ikrimatul Maknun, Comunity Develovmen Officer dari IPB mengatakan di Sukamulya ini sentra jamur merang dengan total kumbung 20 unit diatas lahan 3 hektaran dan 15 diantaranya kumbung dari bahan bambu. Sementara 5 lainnya sudah menggunakan baja ringan. Untuk menghasilkan produksi jamur berkualitas dan mampu menembus 1,7 Kwintal,  diperlukan pembibitan yang matang. "Proses pengembangan pembibitannya hasil pelatihan di Biotop Bogor dengan menggunakan media Sekam. Sehingga, pembibitan dan produksinya lebih rapi dan modern," ucap Ikrima.
Pihaknya sebut Ikrima, bukan saja mendampingi dalam hal pengembangan bibit dan produksi, tetapi juga sampai dengan pengolahan jamurnya, karena olahannya bisa jadi Mie Ayam Jamur, Roti Jamur dan lainnya. Bahkan,  Budidaya Jamur merang ini selalu dijadikam model dalam Program Penilaian Kinerja Perusahaan (Proper) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). "Kita dampingi dan berikan pelatihan pemahaman pengembangan bibit jamur ke kelompok Cyber ini," ungkapnya.
Ikrima menambahkan, budidaya binaan Pertamina EP Asset 3 Subang Field ini bukan saja berlokasi di Desa Sukamulya, tetapi juga di beberapa desa lainnya, khususnya bididaya jamur seperti Desa Langgensari dan Bayurlor. Semoga saja, Proper Emas dari KLHK kembali diraih pihak perusahaan plat merah ini. "Desa lainnya juga kita dampingi dan bina,  sepertk Langgensari dan Bayurlor," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template