Pengurus MWC NU Dengklok Dilantik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pengurus MWC NU Dengklok Dilantik

Pengurus MWC NU Dengklok Dilantik

Written By Angga Praditya on Senin, 13 November 2017 | 19.26.00

RENGASDENGKLOK, RAKA- Dalam rangka pelantikan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), ranting, anak ranting, PAC Muslimat, PAC Fatayat, PAC GP Ansor, PAC IPNU, UPZ Lazisnu dan Unit MSB NU Rengasdengklok masa khidmat 2017-2022, bersamaan dengan peresmian klinik Syfa Medika.
Ketua Tanfidziyah NU Rengasdengklok H Aas Ahmad Basith, S.Ag mengatakan, acara pelantikan ini merupakan acara ceremonial dalam rangka syiar. "Sebetulnya acara pelantikan ini hanya seremonial saja, karena MWC NU Rengasdengklok sudah berjalan sejak bulan April. Dan sudah bergerak selama setengah tahun ini dengan beberapa program, yang salah satunya melakukan kerjasama dengan Syfa Medika yang baru saja diresmikan. Kemudian mendirikan BMT Niaga Utama, dan pembentukan pengurus-pengurus sampai tingkat ranting, dan bahkan anak ranting yang mungkin di MWC lain belum sampai ke anak ranting," katanya, kepada Radar Karawang, Minggu (12/11) kemarin di masjid Al Islah, Desa Kalangsari Kecamatan Rengasdengklok.
Selain itu, ada beberapa pogram lain, seperti Lazisnu, Manajemen Sodaqoh Barokah (MSB), yaitu yang berupa kaleng. Kalau kaleng satu atau dua orang mungkin tidak banyak, tapi kalau sudah melalui sosialisasi dan mobilisasi yang berjumlah 1000 kaleng bisa membantu melancarkan program NU yang saat ini fokus kepada ekonomi kemasyarakatan. "Program kedepan ingin memperkuat barisan, kita di sini organisasi dan tentunya memerlukan dana, tanpa dana tidak akan bergulir. Ada beberapa program ekonomi terutama BMT yang minggu depan akan kita laksanakan. Mudah-mudahan potensi ekonomi yang ada di rengasdengklok khususnya bisa kita optimalkan, kalau masih ada dana dari bank konfensional, kita akan pindahkan ke BMT untuk membiayai pertanian, perdagangan, khususnya untuk jamiyan NU," ujarnya.
Ia mengatakan hampir 90% warga Rengasdengklok ini merupakan warga NU, meskipun tidak duduk diorganisasi. Karena ada NU strutural dan ada NU kultural. Tapi, dengan adanya NU struktural ini berharap kebiasaan-kebiasaan atau ritual yang selama ini sudah di wariskan dari nenek moyang bisa di lestraikan dan jangan sampai hilang begitu saja, karena ini merupakan amanat untuk bisa diwariskan.
Ia berharap, setelah diadakan pelantikan ini, karena banyak program ekonomi 5 tahun ke depan, ia berharap bukan hanya bermanfaat ke organisasi di dalam saja, tapi lebih bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat Rengasdengklok. "Mudah-mudahan NU bisa dirasakan lebih dekat ke masyarakat, dan yang paling penting bisa dijadikan amal. Karena kita tidak dapat apapun dari NU. Saya ingin masyarakat bisa lebih merasakan adanya organisasi NU bukan hanya struktural saja, tapi juga dengan strukturalnya, karena tanpa adanya struktural tidak akan bisa lebih efektif," ujarnya.
Ditempat yang sama KH, Ahmad Ruhyat Hasybi Ketua Umum Tanfidziyah PCNU Karawang, menuturkan, dari 13 MWC yang masa khidmatnya sudah berakhir dan kemudian dilakukan konferensi, ada 9 yang sudah di lantik, tinggal 4 lagi yang belum. "Kami akan suport mereka yang belum mengadakan pelamntikan agar secepatnya mengadakan pelantikan, seperti Pedes, Rawamerta, Cilebar, segera menggelar pelantikan semeriah mungkin, demi syiar NU, ajang sosialisasi kepada masyarakat mengenai NU itu sendiri." terangnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template