Pengemudi Angkot Tewas Tertimpa Truk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pengemudi Angkot Tewas Tertimpa Truk

Pengemudi Angkot Tewas Tertimpa Truk

Written By Angga Praditya on Rabu, 29 November 2017 | 16.30.00

PURWAKARTA,RAKA - Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap pengemudi truk tronton dengan nomor polisi T 9289 AA yang mengalami kecelakaan di Jalan Pramuka Purwakarta dan menimpa angkutan kota, Senin (27/11) malam. Dugaan sementara, truk tersebut membawa muatan melebihi kapasitas dan mengalami rem blong. Sementara pengemudi angkutan kota yang tertimpa truk meninggal dunia di RSUD Bayu Asih Purwakarta, Selasa (28/11) siang.
Diketahui, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (27/11) malam dengan melibatkan truk tronton yang membawa muatan kapas sekitar 20 ton dari PT Indorama Jatiluhur Purwakarta dengan tujuan Bandung, dikemudikan oleh Heryana (22) warga Kampung Astana Buda, RT 05/03, Kecamatan Pananjung, Pangandaran Ciamis, Jawa Barat. Hingga saat ini, baik pengemudi maupun kernet dari truk tersebut yaitu Yudi Setiawan (16), warga Kampung Cibodas, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, masih menjalani pemeriksaan di unit kecelakaan lalu lintas Polres Purwakarta.
Dari keterangan petugas kecelakaan lalu lintas Polres Purwakarta, Aiptu Ismawanto mengatakan, kronologis kecelakaan yang awalnya 3 korban mengalami luka-luka, namun satu diantaranya meninggal dunia, diduga kendaran tersebut telah mengalami kerusakan di bagian rem, sehingga ketika di Jalan Pramuka dengan kondisi jalanan dalam keadaan menurun dan menikung telah hilang kendali dan terbalik miring, dan muatan kapas itu kemudian menimpa angkutan kota 05 yang sedang berhenti dengan nomor polisi T 1925 AF dikemudikan oleh Endang Koswara (45), warga Kampung Bunder, RT 02/03 Jatiluhur Purwakarta.
Akibat peristiwa tersebut, pengemudi angkutan kota dalam keadaan kritis dan  meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Dugaan sementara kecelakaan itu menurut Ismawanto, truk tronton mengalami rem blong serta muatanya telah melebihi kapasitas. "Kita masih melakukan penyelidikan terkait muatan truk tersebut yang telah melebihi kapasitasnya, seharusnya muatan truk tronton pada ketentuan rekomendasi dari dinas perhubungan muatannya sekitar 11 ton, namun ini membawa muatan sekitar 20 ton, sehingga telah melanggar ketentuan yang telah ditetapkan," ujar Iptu Ismayanto. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template