Pencairan Dana Desa di Tangan Pendamping Inovasi Desa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pencairan Dana Desa di Tangan Pendamping Inovasi Desa

Pencairan Dana Desa di Tangan Pendamping Inovasi Desa

Written By Angga Praditya on Jumat, 17 November 2017 | 12.30.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Rekrutmen Tim Pelaksana Pendamping Inovasi Desa (TPID) sudah digelar sepekan terakhir. Rekrutmen yang dikomandoi para pendamping desa ini langsung seleksi dan dipilih hingga mengantongi surat keputusan camat. Meskipun operasionalnya hanya dijatah setiap kali ada kegiatan, peran pendamping inovasi desa cukup srategis. Karena tanpa tim yang jadi kepanjangan tangan para pendamping desa ini, dana desa tidak bisa cair.
Pendamping desa di Kecamatan Lemahabang, Ganda Sasmita mengatakan, di Kecamatan Lemahabang sudah terbentuk struktur pendamping inovasi desa dalam musyawarah antardesa pada Selasa (14/11) lalu. Sebanyak 7 orang sudah diberi SK camat untuk bertugas membawahi inovasi di 11 desa yang ada di Kecamatan Lemahabang. Pihaknya, sebut Ganda, mendorong para pendamping inovasi desa aktif dan kreatif selama bertugas. Dan bisa mengidentifikasi inovasi yang jadi unggulan dan prioritas di desa-desa, sehingga arah dari dana desa ini semakin fokus. Sebab, sepengetahuannya pendamping inovasi desa difokuskan pada empat potensi desa, yaitu wirausaha, ekonomi, pembangunan dan SDM atau pemberdayaannya. Maka  jika satu opsi difokuskan, maka pendamping inovasi desa diberi kewenangan seluas-luasnya mengarahkan penggunaan dana dengan optimal. "Apakah di wirausaha, pembangunan atau juga SDM harus optimal," katanya kepada Radar Karawang, Kamis (16/11) kemarin.
Ganda menambahkan, pendamping inovasi desa merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat Nomor 197/402-PUEM/2017 kaitan percepatan pelaksanaan program inovasi desa. Sebab, pendamping inovasi desa dirancang untuk peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan beragan referensi. Termasuk melakukan peran revitalisasi pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal.  Lebih jauhnya sebut Ganda, mereka  menjadi fasilitator bagi desa untuk menyusun rencana berkualitas. Masa jabatannya yang disusun terdiri dari ketua, bendahara dan bidang-bidang ini sekitar satu tahun dengan tanpa honor, melainkan dari operasional setiap ada kegiatan. Meski demikian, peran mereka penting. Karena tanpa tim pelaksana pendamping inovasi desa, dana desa tidak bisa dicairkan. "Tugasnya nanti saling berkoordinasi dengan pendamping desa," pungkasnya.
Pendamping desa di Kecamatan Cilamaya Wetan, Mahrus Ali mengatakan, dari 12 desa di Cilamaya Wetan, 7 orang tim pelaksana pendamping inovasi desa cukup, karena mencukupi lebih dari 50 persen. Tinggal saat ini disiapkan anggaran operasionalnya. "Perannya memang strategis, sebab tanpa mereka dana desa nanti gak bisa cair," ujarnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template