Pembangunan SPA Empat Lantai Ditolak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pembangunan SPA Empat Lantai Ditolak

Pembangunan SPA Empat Lantai Ditolak

Written By Angga Praditya on Senin, 20 November 2017 | 12.00.00

-Camat: Terlalu Dekat dengan Masjid

KARAWANG, RAKA - Bisnis pijat dan spa di Kabupaten Karawang bak cendawan di musim hujan. Satu tempat mau dibekukan, muncul yang lain. Baru-baru ini, di Jalan Kertabumi, Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, seorang pengusaha bernama Albert membawa berkas dokumen persyaratan izin lingkungan pembangunan spa. Upayanya itu mulus di tingkat kelurahan, namun tertahan di meja camat. Pasalnya, tempat pijat dan spa yang akan berdiri megah empat lantai itu akan dibangun dekat perguruan tinggi dan masjid.
Lurah Karawang Kulon Muchtar Setia Wiguna, membenarkan kabar tersebut. Saat menemuinya, pengusaha tersebut mengantongi persetujuan dari warga sekitar termasuk kepala dusun, RT dan RW, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
 "Ya tentunya saya sebagai lurah di Kelurahan Karawang Kulon ini tidak bisa menolak untuk menandatangani ijin HO (izin lingkungan), karena dokumen yang Albert ajukan sudah memenuhi persyaratan lengkap," tuturnya kepada Radar Karawang.
Muchtar juga tidak menampik ketika izin HO yang diajukan oleh Albert tersebut, bersebelahan dengan tempat pendidikan dan berseberangan dengan masjid.
 "Setahu saya cuma empat lantai, tidak seperti isu yang beredar sampai sepuluh lantai. Saya jelas salah jika menolak. Karena warga sekitar termasuk pihak Rosma sudah mengetahui, dan menyetujui keberadaan spa tersebut," ujarnya.
Sedangkan Camat Karawang Barat Wiwiek Krisnawati menunjukan sikap yang berbeda. Dia menegaskan tidak bersedia menandatangani izin pembangunan spa, karena lokasinya dekat dengan Sekolah Tinggi Manajemen Infromatika dan Komputer (STMIK) Rosma dan beberapa meter dari masjid.
"Intinya izin tetangga bisa dikeluarkan, apabila tetangga sekitar lokasi tidak keberatan atas berdirinya bangunan tersebut," tuturnya.
Wiwiek mengaku miris jika di dekat perguruan tinggi maupun tempat ibadah ada tempat pijat dan spa.
"Silahkan saja lurah menandatangani, mungkin benar izin HO sudah dikantongi, hanya saya tidak akan menandatangani," tegasnya. (apk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template