Pembangunan Desa Kutajaya Mandek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pembangunan Desa Kutajaya Mandek

Pembangunan Desa Kutajaya Mandek

Written By Angga Praditya on Kamis, 23 November 2017 | 15.30.00

Dana Desa Belum Cair

KUTAWALUYA, RAKA- Diduga akibat penyalahgunaan dana desa tahun 2016 yang dilakukan oleh Kepala Desa Kutajaya Kecamatan Kutawaluya, hingga kini dana bantuan pemerintah baik dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD),  maupun dana bantuan gubernur (Ban-gub) tahun 2017 belum bisa dicairkan dan belum terserap untuk pembangunan, bahkan Kepala Desa Kutajaya saat ini tidak diketahui keberadaannya.
Dugaan penyelewengan dana bantuan dari pemerintah yang dilakukan oleh Kepala Desa Kutajaya tersebut, sebelumnya ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat, hingga saat ini belum ada satupun dana bantuan pemerintah yang terserap. Khususnya dana bantuan di tahun 2017, bahkan  dana bagi hasil (DBH) tahun 2016 pun baru terealisasi sebesar 50 persen, hal tersebut berimbas kepada administrasi desa yang semerawut.
Menurut Kaur Keuangan Desa Kutajaya Hudri, untuk tahun 2017 belum ada satupun dana desa yang berhasil diserap oleh pemerintah Desa Kutajaya, mulai dari DD, ADD, Ban-gub tahun 2017. Padahal Surat Pertanggungjawaban (SPJ) tahun 2016 sudah dibuat dan diserahkan kepada kepala desa, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda pencairan semua dana bantuan pemerintah tersebut. “Untuk tahun 2017, hingga saat ini belum ada yang cair satu pun,” katanya, kepada Radar Karawang, selepas minggon desa, Rabu (22/11) kemarin.
Sedangkan menurut ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kutajaya Ubung Juhandi, awal dari permasalahan adalah temuan dari BPK yang melakukan pemeriksaan fisik dana desa, yang diduga disalah gunakan oleh kepala desa, dan hasil pemeriksaan tersebut terbukti fisik pembangunan infrastruktur turap di dua titik, semuanya tidak sesuai dengan ukuran yang sudah di tentukan. “Kita sudah mencoba untuk bekerja sama, agar desa di benahi bareng-bareng, namun tidak digubris olehnya (Kades),” ujarnya.
Atas hal tersebut, semua SPJ tahap ke 2 tahun 2016 tidak di tanda tangani oleh BPD, dirinya mengakui sebelumnya sudah menegur baik secara lisan maupun dengan melayangkan surat kepada Kades Kutajaya, namun teguran tersebut tidak diindahkan. Bahkan lebih parahnya lagi, saat ini Kades sudah tidak tinggal di Desa Kutajaya dan tidak diketahui keberadaannya. “Adapun kedepannya terjadi sesuatu itu hasil dari tingkah lakunya sendiri, yang pasti daqri kami menginginkan yang terbaik untuk desa,” pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template