Pelajar SMP Tenggelam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar SMP Tenggelam

Pelajar SMP Tenggelam

Written By Angga Praditya on Jumat, 17 November 2017 | 11.00.00

- Lebih dari 24 Jam Korban Belum Ditemukan

KOTABARU, RAKA - Seorang Pelajar SMPN 2 Kotabaru, Andra Juliandra (15), tenggelam setelah melompat dari jembatan Irigasi BT 14 Dusun Ciselang, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru. Sampai Kamis (16/11) sore, pelajar tersebut belum ditemukan, meski pencaria sudah dilakukan lebih dari 24 jam oleh Timsar Tagana Karawang, masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Karawang dilokasi, Korban dikabarkan tenggelam terbawa arus pada hari Rabu (15/11), pukul 16.40 Wib. Korban tenggelam saat mandi irigasi bersama empat teman sekolahnya dengan cara loncat dari dari jembatan BT 14 Dusun Ciselang, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru.
Sementara itu, Anton Warga Perumahan Permata Regency, Jalan Cempaka No 15 RT 02/13, Desa Cikampek Utara, yang merupakan tetangga korban mengatakan, korban tenggelam disaat arus sungai begitu deras. "Pas sedang berenang bersama teman sekolahnya, Andra melompat dari atas jembatan irigasi ini untuk  berenang. Tapi dia kebawa arus," terang Anton, kepada Radar Karawang, dilokasi. Kamis (16/11) pukul 00.30 Wib.
Dia menambahkan, saat teman-temannya meminta tolong kepada warga yang berada disekitar irigasi. Keberadaan korban sudah tidak nampak terlihat dan sudah tenggelam. "Kata temen-temennya, karena kan mereka juga ada yang satu lingkungan, pas tau Andra tenggelam, mereka berteriak minta tolong, tapi sayangnya korban keburu sudah tidak terlihat," ucapnya.
Parno, Anggota Timsar Tagana Kabupaten Karawang yang ada di TKP di malam hari menyampaikan, proses pencarian korban tenggelam di irigasi terdapat kendala penerangan, sehingga pencarian dilanjutkan esok hari (kemarin). "Karena kami tidak berlakukan pencarian di malam hari, karena minimnya penerangan dan itu juga sesuai SOP nya, maka kami sudahi pencarian dan akan dilakukan besok hari jam 7 pagi," ujarnya.
Dia menyampaikan timsar sudah turun ke TKP menjelang petang. Namun sampai Kamis (16/11) sore belum membuahkan hasil, bahkan masih belum adanya tanda-tanda keberadaan korban. "Pencarian bisa dilakukan jika itu sudah A1, dengan adanya tanda-tanda kemunculan korban yang tenggelam. Tapi sejauh ini masih belum terlihat juga," katanya.(ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template