Nama Korban Rawagede Bukan Samaran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Nama Korban Rawagede Bukan Samaran

Nama Korban Rawagede Bukan Samaran

Written By Angga Praditya on Sabtu, 11 November 2017 | 17.00.00

RAWAMERTA, RAKA- Meskipun terkesan aneh, nama-nama korban kekejaman Belanda yang tertera di atas batu nisan di Monumen Rawagede merupakan nama asli, bukan nama samaran.
Karsa (74), seorang kakek yang mengaku mempunyai 2 paman di antara 162 makam yang berada di Monumen Rawagede, salah satunya bernama Kotol. Pamannya tersebut saat itu berusia 17 tahun sudah tidak mempunyai ibu dan bapak. Kotol ikut bersama keluarga Karsa yang masih lengkap sebelum diberangus oleh Belanda. "Nama Kotol itu asli nama orang, tanpa di ada-ada supaya keliatan msnarik, dia paman saya. Maklum orang dulu, namain anak sesuka hati, yang penting gak ketuker sama anak tetangga," kata Karsa kepada Radar Karawang, Jumat (10/11) kemarin.
Nama korban Rawagede yang unik lainnya diantaranya Kutang, Cengek, Bitol, Oles dan lainnya. Itu semua nama asli dari para korban kekejaman Belanda pada 9 Desember 1947 lalu. Karsa mengaku, pada saat kejadian berusia 7 tahun dan sempat diberikan roti dan elus-elus kepalanya oleh belanda. Karena usianya yang masih di bawah 15 tahun, ia selamat dari kekejaman Belanda. "Bapak saya sudah kabur duluan sebelum semua laki-laki yang berada di atas 15 tahun di dereded sama Belanda di tempat yang saat ini dijadikan Pasar Rawagede," ujarnya.
Istri Karsa, Mak Narmi, menambahkan, ayahnya yang bernama Gedut, juga menjadi korban kekejaman Belanda. Pada saat itu, ayahnya tidak sempat melarikan diri dan akhirnya ditangkap Belanda. "Ayah saya juga merupakan korban, dan asli namanya itu Gedut," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template