Minim Rambu Lalu Lintas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Minim Rambu Lalu Lintas

Minim Rambu Lalu Lintas

Written By Angga Praditya on Sabtu, 25 November 2017 | 15.00.00

Pertigaan Arah Tirtajaya Rawan Kecelakaan

TIRTAJAYA, RAKA- Masyarakat meminta agar jalan utama di tiap wilayah di lengkapi dengan petunjuk dan rambu-rambu lintas. Hal tersebut untuk meminimalisir tingkat kecelakaan kepada pengendara, khususnya pengendara yang berasal dari luar daerah. Selain itu, untuk memudahkan pendatang menuju objek wisata yang berada di Kabupaten Karawang.
Seperti di jembatan yang menuju arah Kecamatan Tirtajaya. Posisi wilayah Kecamatan Tirtajaya yang berada di seberang jembatan tersebut mengharuskan pengendara melintasi jembatan terlebih dahulu. Sedangkan di jalan tersebut, tidak ada rambu-rambu yang bisa memperingati pengendara, maka tidak heran jika di pertigaan jalan tersebut banyak terjadi kecelakaan.
Menurut Basri (46), warga Desa Sumurlaban, tidak sedikit pengendara yang nyaris kecelakaan di jalan utama tersebut. Mengingat, untuk bisa masuk wilayah Kecamatan Tirtajaya mesti menyeberang dan melintasi jembatan terlebih dahulu. Sedangkan, dengan keadaan bagus dan rata seperti ini banyak pengendara yang mengendarai motornya dengan cepat. "Akibat kagok karena tidak adanya rambu-rambu lalu lintas, tidak jarang pengendara yang kecelakaan, kalau nyaris tabrakan mah mungkin tiap hari," katanya kepada Radar Karawang, Jumat (24/11) kemarin.
Dikatakannya, jalan Rengasdengklok-Pakisjaya merupakan jalan yang lurus dan bagus. Pembangunan jalannya sudah hampir merata. Namun tidak cukup dengan bagusnya kondisi jalan, dibutuhkan juga rambu-rambu lalu lintas untuk pengendara. Agar pengendara mengetahui batas dan ciri suatu daerah yang banyak digunakan untuk beraktifitas. "Seenggaknya bisa ditandai 50 atau 100 meter sebelum jembatan ini, karena di jembatan ini aktif di gunakan pengendara," ucapnya.
Di tempat yang sama, H Sukardi (47), warga Desa Sumurlaban mengatakan, selain rambu-rambu lalu lintas. Wilayah utara juga minim dengan petunjuk arah. Padahal, kata dia, ada objek wisata sejarah di Kecamatan Batujaya, objek wisata Sedari di Kecamatan Cibuaya, Pantai Pakisjaya. "kalau rambu-rambu tentunya hal yang wajib bagi jalan aktif yang di gunakan masyarakat, petunjuk arah juga perlu, karena Karawang juga mempunyai objek wisata yang layak di nikmati, agar memudahkan wisatawan menuju objek yang di tujunya," ucapnya.
Untuk saat ini, di tiap-tiap pertigaan maupun di jalan utama wilayah utara jarang sekali adanya rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk arah. Ia berharap kepada pemerintah Kabupaten Karawang untuk menggiatkan tiap-tiap desanya untuk bekerja sama dalam memberikan kenyamanan terhadap masyarakat. Di mulai dari hal yang terkecil dahulu. "Kalau tidak bisa di lakukan langsung oleh pemerintah, bisa menggiatkan pemerintah desa agar bisa bekerjasama," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template