Kunjungan Wisata Meningkat Selama Lima Tahun Terakhir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kunjungan Wisata Meningkat Selama Lima Tahun Terakhir

Kunjungan Wisata Meningkat Selama Lima Tahun Terakhir

Written By Angga Praditya on Selasa, 28 November 2017 | 10.35.00

PURWAKARTA, RAKA - Taman Sri Baduga Maha Raja, kini dikenal pula sebagai Taman Air Mancur terbesar di Asia Tenggara. Bahkan lokasi tersebut menjadi pusat kunjungan masyarakat dari berbagai daerah.
Taman yang terletak di Kompleks Situ Buleud, Jalan Siliwangi Purwakarta, ini ramai dikunjungi setiap Sabtu malam. Karena di setiap akhir pekan dihelat pergelaran air mancur yang indah dan menari-nari dengan ketinggian semburan mencapai 16 meter.
Di luar Sabtu malam, Taman Sri Baduga ternyata memiliki daya tarik lain. Taman ini menjadi lokasi favorit warga untuk menjemput datangnya pagi. Pengunjung dibuat nyaman karena di sekeliling taman juga terdapat pemandangan berupa air mancur mini serta tersedianya bangku-bangku khusus untuk beristirahat dan melepas lelah.
Selain menjadi sarana berolah raga bagi masyarakat lokal Purwakarta, dalam satu tahun terakhir Taman Sri Baduga Maha Raja menjadi daya tarik bagi para wisatawan dari luar daerah.
"Saya dari Lampung, saya ada agenda kerja sekalian ingin tahu Purwakarta. Kalau bicara taman ini keren banget, karena saya tadi juga jalan ke taman kota lainnya di sekitar kompleks pendopo ya. Pokoknya ada kesan tersendiri ya ketika melihat konsep tata kota seperti ini. Mudah-mudahan suatu saat di daerah saya juga ada sarana seperti ini," kata Ari Samrulrizal.
Taman Sri Baduga sendiri, bukan satu-satunya lokasi wisata yang menyedot perhatian wisatawan dari luar daerah. Banyak lokasi wisata baru yang dikembangkan selama dipimpin Bupati Dedi Mulyadi. Catatan Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta menyebutkan, tingkat kunjungan wisatawan ke daerah ini dalam satu tahun terakhir menembus angka 4 juta orang.
"Tingkat kunjungan wisata mulai berdampak, dalam satu tahun menembus angka hampir 4 juta orang," ujar Kabid Pariwisata Disporaparbud Purwakarta Heri Anwar, baru-baru ini. Bersamaan dengan itu, sejumlah hotel mulai berdiri di pusat kota Purwakarta dan sekitarnya.
Menurutnya, selama lima tahun terakhir, sejumlah wisata baru dikembangkan seperti Air Mancur Sri Baduga, via verrata Gunung Parang, pendakian Gunung Bongkok dan Lembu, wisata kuliner Sate Maranggi hingga wisata di kawasan kaki Gunung Burangrang. "Dibukanya akses lingkar barat dari Purwakarta ke Sukasari membuka wisata baru seperti Curug Tilu. Ditambah lagi wisata di sekitar lingkaran Bendungan Ir H Juanda atau Jatiluhur," tambahnya.
Dijelaskannya pula, kehadiran Taman Air Mancur Sri Baduga di pusat kota Purwakarta yang dibuka setiap akhir pekan menambah tingginya angka kunjungan. Menurutnya, setiap pekan dalam satu pertunjukan, sedikitnya 4 ribu orang tumplek di Situ Buleud, lokasi pertunjukan air mancur. "Air Mancur Situ Buleud berkontribusi signifikan. Bayangkan saja dalam satu malam saja, sekitar lima jam lebih, pertunjukan air mancur disaksikan lebih dari 5 ribu orang," jelas Heri.
Belum lagi hadirnya wisata edukatif seperti museum Diorama Purwakarta, Diorama Nusantara, Galeri Wayang dan Bale Indung Karahayuan. "Sehingga Purwakarta yang kota kecil ini jadi kota yang pilihan wisatanya banyak dan lengkap, dari wisata pendakian, bendungan, pendidikan hingga wisata kuliner," bebernya.
Saat ini, pengembangan wisata petualangan via verata di Gunung Parang yang dilengkapi hotel menempel di tebing Gunung Parang bernama skylodge Pajajaran Anyar dengan ketinggian 500 meter, sama seperti yang bisa ditemukan di Peru. Hotel di tebing pertama di Asia itu dibiayai Pemkab Purwakarta. "Mudah-mudahan hadirnya Skylodge Pajajaran Anyar semakin menambah tingginya kunjungan wisata," harapnya. (pwk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template