Komplek Kantor Bupati Karawang Rawan Curanmor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Komplek Kantor Bupati Karawang Rawan Curanmor

Komplek Kantor Bupati Karawang Rawan Curanmor

Written By Mang Raka on Rabu, 01 November 2017 | 14.39.00

KARAWANG, RAKA - Closed Circuit Television (CCTV) sudah terpasang tetapi penjahat tetap saja beraksi. Padahal kamera pengintai itu dapat memantau segenap penjuru perkomplekan Pemda Karawang.
Penjahat itu beraksi Senin (30/10) sekitar 14.11 WIB di areal perparkiran Kantor Pemda Karawang. Honda Beat T 3418 NE berwarna hitam raib dari tempatnya diparkir. Hanya berselang dua jam setelah kendaraan itu diparkir oleh pemiliknya. Ironisnya, aksi penjahat itu justru tertangkap kamera CCTV yang berada di ruang pemantau keamanan komplek pemerintah itu.
Informasi yang dihimpun Radar Karawang, korban Angelina (17) warga Kampung Cibanteng RT 04 RW 01, Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya. Korban siswi di Kecamatan Rengasdengklok yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang. Sebelum didapati raib, sekitar pukul 12.00 WIB, motor Honda Beat T 3418 NE itu masih terlihat terparkir ditempatnya.
Betapa kagetnya Angelina ketika akan pulang, kendaraan yang akan dikendarainya ternyata sudah tidak berada lagi ditempatnya yang berada persis di belakang Gedung Anom Wirasuta. Sadar motornya telah dicuri, Angelina panik dan langsung mendatangi pos keamanan Pemda. Di pos itu Angelina melaporkan Honda Beat miliknya yang diparkir hilang dan meminta petugas keamanan mengeceknya melalui CCTV.
Lewat alat pemantau itu terekam aksi penjahatnya yang membawa kabur motornya. Angelina sendiri tidak mengenal pelaku yang menggunakan celana pendek dan memakai sandal jepit. "Motor saya dibawa sama orang yang agak tinggi gemuk, bercelana pendek pakai sendal, berpakaian Hitam Merah," ujarnya kepada Radar Karawang sambil mengatakan sesuai tanda waktu CCTV peristiwa terjadi sekitar pukul 14.11 WIB.
Kejadian tersebut, tutur Angelina membuat dirinya tercengang. Karena menurutnya, mestinya lingkungan perkomplekan Pemda ini adalah paling aman dari lingkungan perkantoran lain. Apalagi di komplek perkantoran itu kan tempat para pemimpin Karawang. Penjagaannyapun harusnya lebih ketat bahkan ketimbang kantor polisi sekalipun. Tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Motornya tetap saja hilang mesti sudah diparkir di tempat yang aman.
Angelina tidak menampik jika motor yang hilang itu adalah milik orang tuanya. Tetapi apa mau dikata, motor itu sudah hilang. Tetapi bukan itu persoalannya, melainkan lingkungan yang tidak aman. Bahkan lima hari sebelum motornya hilang helm temannya juga hilang. "Alhamdulillah saya dibantu pak Asep dari DPMPTSP untuk melaporkan ke Polsek Karawang Kota. Kejadinnya usai hujan," tuturnya seraya menjelaskan jika kendaran miliknya raib dicuri dengan waktu tidak kurang dari 5 menit.
Sementara itu, petugas keamanan Pemda Karawang, Iwan Setiawan menyampaikan, diakuinya jika kondisi komplek Pemda Karawang, saat ini sudah tidak bisa lagi menjamin akan kendaran milik siapapun dan dimanapun ditempatkan disekitaran Pemda terjaga dengan aman. "Disini sering terjadi kehilangan tapi tidak setiap hari, terutamanya pas ada kegiatan. Lokasi rawan terutama disamping kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu sering kejadian," tandasnya sambil memperlihatkan rekaman CCTC. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template