Kafilah Klari 8 Ribu Orang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kafilah Klari 8 Ribu Orang

Kafilah Klari 8 Ribu Orang

Written By Mang Raka on Senin, 06 November 2017 | 11.13.00

MTQ Karawang ke-37 Pertandingkan 12 Cabang Lomba

KLARI, RAKA - Dalam empat hari kedepan suasana di Kecamatan Klari dipastikan sangat Islami, menyusul bergulirnya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 Tingkat Kabupaten Karawang dari tanggal 5 hingga 9 November 2017.
Pembukaan yang berlangsung meriah, Minggu (5/11) siang, menjadi penanda jika perhelatan itu disambut antusias oleh masyarakat dan para peserta yang berasal dari 30 kecamatan.
Dalam pawai taaruf yang dimulai pukul 13.00 WIB, itu rombongan kafilah yang didominasi oleh warna putih terlihat sumringah. Kecamatan Pangkalan misalnya. Rombongan kafilah yang diikuti oleh ratusan orang itu, menghadirkan berbagai kesenian. Mulai dari penampilan drumband yang dibawakan oleh sejumlah siswa, serta kekompakan para muspika yang ikut menyemarakan suasana.
Tak kalah hebatnya dengan para tamu, kafilah tuan rumah Kecamatan Klari menurunkan ribuan masyarakat serta muspika. Dipimpin langsung oleh Kepala Desa Duren Abdul Halim, menyampaikan bahwa sudah seharusnya sebagai tuan rumah mesti memberikan penampilan yang paling bagus di antara peserta lainnya.
Maka dirinya meminta kepada semua jajaran kecamatan, desa, sekolah, serta aparat pemerintahan Klari untuk turun langsung ke lapangan. "Untuk Klari saja 2 kilometer panjangnya (kafilah), 8 ribu lebih yang turun ke lapangan ikut pawai," ucapnya kepada Radar Karawang.
Kemeriahan MTQ juga melibatkan masyarakat Klari. Mereka rela rumahnya dijadikan tempat pemondokan kafilah selama MTQ berlangsung. Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada 21 rumah warga, satu pondok pesantren, rumah dinas kepala desa, kantor desa, termasuk klinik di 9 desa yang disulap menjadi tempat menginap.
Seperti rumah H Dede Rosadi di Perumahan Kandiwa II, Desa Duren, yang dijadikan tempat tinggal kafilah Telukjambe Timur. Rumah milik Sanip di Kampung Karangjati RT 5/5, Desa Sumurkondang, yang dijadikan pemondokan kafilah Majalaya.
Rumah dinas kepala Desa Duren jadi tempat penginapan kafilah Pajisjaya, rumah sekretaris Desa Anggadita jadi pemondokan kafilah Batujaya, atau rumah ketua BPD Sumurkondang disulap jadi tempat menginap kafilah Lemahabang.
Sekretaris Panitia MTQ Klari Asip Suhendra mengaku lega setelah melihat atusias masyarakat mengikuti pembukaan MTQ. "Alhamdulillah ternyata antusias masyarakat juga sangat tinggi, sampe penuh dan macet juga," ungkapnya.
Sedangkan mata lomba yang akan dipertandingkan ada 12, yaitu tilawah dan qiroah sab'ah dewasa, murrotal dan tilawah anak-anak, tahfidz 30 juz dan tafsif bahasa Arab, tilawah remaja dan canet, MFQ, kaligrafi, tahfidz 1 juz dan 10 juz, tafsir bahasa Inggris dan Indonesia, qiroah sab'ah dan murrotal remaja, tahfidz 5 juz dan 20 juz, M2Kq, MSQ. "Peserta juga terlihat sangat antusias," tuturnya.
Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Teddy Rusfendi Sutisna yang melantik dewan hakim dan majelis hakim MTQ ke-37 di Hotel Pangestu, meminta agar mereka bisa memberikan penilaian yang jujur bagi setiap peserta. Tidak hanya itu, Teddy meminta kepada seluruh peserta untuk bisa bersaing secara sehat dan mengharamkan setiap kafilah menggunakan peserta dari luar daerah Karawang. "Kita ingin asli dari putra daerah Karawang. Jadi ketika juara di tingkat kabupaten nanti, akan kita lombakan lagi di tingkat provinsi nantinya," pesannya. Namun sayang, hingga pukul 20.45 WIB, panitia MTQ belum selesai merekap jumlah peserta setiap kafilah. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template