Januari Pemetaan Pasar Cilamaya Rampung - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Januari Pemetaan Pasar Cilamaya Rampung

Januari Pemetaan Pasar Cilamaya Rampung

Written By Angga Praditya on Kamis, 23 November 2017 | 17.30.00

CILAMAYA WETAN,  RAKA - Sejak Juli tahun ini sampai 13 Januari mendatang, pemrakarsa persiapan pembangunan pasar Cilamaya yang dikomandoi PT Barokah Putra Delapan akan berakhir sebagaimana Mou bersama Bupati. Disisa dua bulan kedepan, sejumlah data, sertifikasi tanah, perizinan lalin, exizting hingga analisis dampak lingkungan sudah terhimpun untuk kemudian ancang-ancang revitalisasi pasar yang akan dibangun dua lantai tersebut.
Ketua Ikatan Pedagang Pasar Cilamaya (IPPC) Karno Sudarmo, Rabu (22/11) mengatakan sebagaimana Mou bersama bupati, pemetaan Pasar Cilamaya yang diprakarsai PT Barokah Putra Delapan akan berakhir 13 Januari mendatang. Masa pembangunan Pasar Cilamaya, sebut Karno, memang masih jauh namun semua data dan hasil analisisnya sudah dihimpun dan dikantongi perusahaan asal Bekasi tersebut.
Soal sertifikasi misalnya, lahan yang semula luasnya 9.800 meter ternyata versi Badan Pertanahan Nasional (BPN) setelah hasil pengukuran adalah 12.431 meter atau 1,2 hektare. Kemudian soal persiapan data, izin lalin,  amdal hingga existing juga sudah dipersiapkan PT Barokah tersebut. Tinggal, nanti sebut Karno, paska 13 Januari  Pemkab akan melelang tender lagi untuk masa pembangunan pasar Cilamaya. Bisa PT Barokah Putra Delapan lagi atau juga bisa PT lainnya, itu menjadi kewenangan Pemkab.  Hanya saja sebut Karno,  pihak pedagang berharap,  rekanan atau investor yang ditunjuk nanti adalah perusahaan yang bonafit, kredibel dan punya banyak uang, bahkan yang lebih pentingnya, harga kios lebih terjangkau. "Luas lahan yang akan dibangun di Pasar Cilamaya ini 1,2 hektare, setelah 13 Januari nanti Pemkab tender lagi investor yang menggarapnya," ujarnya.
Karno menambahkan, denah pasar yang akan dibangun di atas lahan milik pemda ini sebagaimana aturan adalah 50 persen bangunan fisik dan 50 persen lagi areal terbuka,  berarti hanya 6.000 meter meter saja yang akan dibangunkan kios, sisanya harus ruang terbuka. Disisi lain tambahnya, masih dalam aturan juga, kios yang akan dibangun harus ukuran 3x3 sebanyak 1.000 unit, dan di Cilamaya ini, kondisi fisik Pasar Cilamaya nanti akan di bangun dua lantai.
Sementara hasil penjaringan saja, kios dan lapak saat ini saja sudah mencapai 775 unit, belum keperluan pedagang lama lainnya yang kemungkinan bisa lebih dari 500. karenanya dengan bangunan lebih kecil diharapkan bisa mencapai target 1.000 kios. Maka ia khawatir harga perkiosnya melonjak. "Dalam denah disebutkan bahwa pembangunan Pasar Cilamaya 50:50 antara fisik dengan ruang terbuka, bangunannya 2 lantai ukuran 3x3 sebanyak 1.000 unit," ujarnya.
Lebih jauh pedagang Kue di pasar Cilamaya ini menambahkan aturan 50 : 50 ini diakuinya merugikan pedagang nantinya, belum jaminan 50 persen untuk ruang terbuka ini murni kedepan akan jadi ruang terbuka. Padahal hal itu berpeluang menambah jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) dan kepentingan usaha lainnya. Cilamaya ini lokasinya di perkampungan,  pembatasan 50 : 50 itu memang tidak jadi soal jika dibangun di pasar perkotaan yang mungkin lebih mudah penertibannya, sementara di Cilamaya pihaknya tidak menjamin 50 persen ruang terbuka itu steril. "Kebijakan dalam aturan 50 : 50 itu bisa rugikan pedagang, kita tidak bisa jamin aturan itu steril," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template