Jalur Wisata Kampung Turis Rawan Longsor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalur Wisata Kampung Turis Rawan Longsor

Jalur Wisata Kampung Turis Rawan Longsor

Written By Mang Raka on Senin, 06 November 2017 | 14.00.00

TEGALWARU, RAKA - Jalan utama Curug Cigeuntis, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, rawan longsor. bahkan belum lama ini di perlintasan Kampung Parakanbadak menuju Kampung Jayanti, yang tidak jauh dari objek wisata Kampung Turis, longsor. Kuat dugaan longsor terjadi setelah pohon besar penahan tanah tebing disisi jalan ditebang dan menjadikan bagian itu sebagai warung. 
Pascakejadian Pemerintah Desa Mekarbuana mengingatkan warga di sekitar lokasi agar tidak menjadikan tebing jalan sebagai kebun. "Kami langsung bersihkan material yang longsor dan melakukan pembinaan agar tidak menabangi pohon di tebing jalan," tandas Kepala Desa Mekarbuana Jaji Maryono, Saat ditemui di rumahnya, Minggu (5/11).
Namun Jaji tidak menampik material yang longsor sempat mengganggu arus lalulintas menuju objek wisata Kampung Turis. Pantauan di lapangan kemarin, sejumlah material nampak turun ke jalan, termasuk batu besar di bahu jalan. Jaji mengakui perubahan alih fungsi lahan menjadi penyebab karena ketidak mengertian masyarakat akan bahaya longsor.
"Beberapa warung dadakan bermunculan dengan melakukan pengikisan tanah, namun tidak mengindahkan aspek kontur tanah yang sewaktu-waktu bisa berakibat fatal. Kami sudah mengingatkan agar masyarakat memperhatikan aspek keselamatan," ucap Jaji mesti mengaku kewenangannya sebagai pejabat desa juga terbatas karena tanah itu bukan milik pribadi.
Secara terpisah H Embuh (61), pemilik warung di sisi tebing perlintasan Kampung Parakanbadak mengaku mendirikan warung karena terdesak kebutuhan ekonomi. Untuk saat ini warung yang didirikan dekat tebing tanah miring itu masih dalam kondisi aman-aman saja. Namun dia harus menerima peringatan dari aparat pemerintah. "Tanah di atas warung saya ini milik saya. Tapi saya tidak berpikir kalau itu akan berbahaya bagi orang lain," ucapnya. Embuh sendiri tidak menyangkal terkadang ada material tanah yang terseret ke bawah saat hujan besar datang.
Anggih, tokoh masyarkat Desa Mekarbuana mengungkapkan kontur tanah labil memang terjadi di beberapa titik tebing jalan menuju objek wisata Kampung Turis. Jika hujan lebat ada saja tanah yang terseret ke bawah dan menimbun bahu jalan. "Alhamdulilah, meski sering ada material tanah yang jatuh, sejauh ini masih aman dan terkendali meski pada 2015 lalu jalan pernah tertimbun longsor. "Kontur pinggiran tebing itu cadas makanya aman. Kalau pun ada yang longsor karena banyak yang pangkas pohon sehingga tanah tidak kuat," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template