Jalan Interchange Karawang Barat Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Interchange Karawang Barat Berbahaya

Jalan Interchange Karawang Barat Berbahaya

Written By Angga Praditya on Selasa, 14 November 2017 | 13.00.00

*Proyek Pelebaran Jalan Tanpa Lampu Penerang

KARAWANG, RAKA - Selain membatasi ruang gerak penjahat pemasangan penerangan jalan umum (PJU) juga meminimalkan terjadinya kecelakaan lalulintas. Sayangnya hal itu belum dilakukan di sejumlah titik proyek pelebaran Jalan Interchange Karawang Barat. Tidak adanya penerangan jalan disitu membuat pengendara motor dan mobil yang melintasi proyek tersebut merasa was-was terperosok ke pinggir jalan.
Pantauan Radar Karawang, Minggu (13/11) malam, memang sudah ada pembatas antara badan jalan Interchange Karawang Barat dengan bagian jalan yang dilebarkan. Pengembang sengaja memasang plang kayu dibibir jalan. Pada bagian plang itu memang dipasang lampu-lampu kecil untuk menandakan batas badan jalan dan bagian jalan yang sudah dikeruk. Namun posisinya tidak memanjang tetapi hanya di bagian titik tertentu saja. Padahal hampir sepanjang Jalan Interchange Karawang Barat rawan kecelakaan. Kondisi seperti itu semakin diperparah dengan banyaknya plang-plang kayu yang tersenggol kendaraan dan tumbang ke pinggir jalan. Akibatnya, bagian jalan rawan laka yang tadinya diterangi otomatis gelap sehingga pengendara sulit memastikan mana bagian jalan aman dan mana tidak aman. Ketika Radar Karawang mengkonfirmasi pengendara yang kebetulan menghentikan motor persis di bibir jalan, pengendara itu langsung menampik kalau dia yang membuat salah satu plang pembatas jalan tumbang ke pinggir jalan. "Saya tidak menyenggol pembatas jalan tetapi memang sudah pada bertumbangan. Lihat saja, hampir sepanjang jalan yang dilebarkan tidak ada pembatasnya," ucap Zulkifli (30) Warga Kecamatan Rengasdengklok, yang berusaha memastikan jalan di depan yang akan dilintasinya aman.
Tidak hanya itu, Zulkifli juga menyayangkan tidak adanya Penerang Jalan Umum di sepanjang ruas jalan yang mengalami proyek pelebaran. Kalaupun ada, sebut Zulkifli itu bisa dihitung jari, dan jaraknya juga berjauhan. Itupun sudah banyak yang tidak berfungsi karena lampunya mati. "Penerangan Jalan Umum banyak yang mati. Mestinya segera diperbaiki sehingga bisa meminimalkan kecelakaan," ucapnya.
Masih dikatakan Zulkifli, taruhlah tidak ada penerang jalan umum itupun harusnya bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pengembang untuk mensiagakan petugasnya di malam hari. Paling tidak untuk mengingatkan bagian-bagian jalan berbahaya untuk tidak dilintasi. "Seharusnya pelaksana proyek bisa memasang lampu penerangan atau menyediakan orang yang memantau kegiatan proyek dengan menggunakan lampu penerangan. Itu perlu agar pengguna jalan mengetahui bahwa di areal tersebut tengah ada pekerjaan pelebaran jalan," tandasnya.
Senada itu Yessi (24) yang tengah mengistirahatkan kendaraannya di minimarket dekat proyek pelebaran jalan Interchange Karawang Barat membeberkan hal sama, jika dirinya kesulitan untuk menghindari pembatas jalan proyek. Diakuinya pembatas jalan yang tengah diperbaiki rawan kecelakaan. Dia pun menegaskan agar pelaksana proyek bisa memasang lampu hazard (lampu penerangan bawah) guna mengantisipasi kecelakaan bagi pengguna jalan.
"Kalau warga sekitar mungkin tahu bahwa di jalan itu ada perbaikan, tapi kalau warga pendatang yang tidak tahu kan bisa membahayakan. Terlebih jika lalulintas lengang karena pengguna jalan mengira bahu jalan itu bisa digunakan, padahal kan belum ditambah lagi jarak jalan dan bagian jalan yang mengalami pelebaran cukup tinggi," ucapnya.
Apalagi, tambah dia, kalau ada kendaraan yang menyalip itu akan sangat berbahaya. Kadang ada saja kendaraan yang kurang faham kanan dan kirinya, enak aja nyalip dari arah berlawanan memilih menginjak bahu jalan daripada tabrakan. Hal itu menurut Yessi yang akan memicu terjadinya kecelakaan.
Saat Radar Karawang berusaha mencari keterangan tidak satu pekerja pun yang ada di lokasi untuk bisa dimintai keterangan seputar kebutuhan penerangan akan pekerjaan pelebaran jalan itu. Sementara kini pekerjaan pelebaran yang di mulai dari pintu utama kampung budaya hingga ke pertigaan Perumnas Telukjambe minim penerangan jalan. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template