Honorer: Pemda mau Redam Demo - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Honorer: Pemda mau Redam Demo

Honorer: Pemda mau Redam Demo

Written By Mang Raka on Kamis, 09 November 2017 | 15.00.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Banyak yang berspekulasi aksi monitoring dan pemotretan yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) adalah upaya meredam demo honorer K2, bahkan diisukan menjadi wacana pemberkasan akhir untuk honorer siap-siap CPNS.
Kabar itu ditepis instansi kepegawaian tersebut. Malah, disebutkan, membengkaknya jumlah honorer baru yang diangkat tanpa mengindahkan edaran bupati, menjadi dasar sejumlah pejabat BKPSDM melakukan pemetaan ulang. "Dasarnya karena edaran bupati ini banyak dilanggar, maka kita monitor ingin tahu persoalan honorer dilapangan," ujar Kabid Pengadaan BKPSDM Karawang Taopik Maulana, Rabu (8/11).
Taopik menepis beragam spekulasi atas kehadiran para pejabat BKPSDM mengundang semua honorer di setiap Kecamatan, itu berawal adanya aksi damai dari komunitas kesehatan yang menuntut peningkatan status dan kesejahteraan. "Awalnya jumlahnya hanya 240 orang saja, tetapi seiring berjalannya waktu menjadi 700 an, berarti surat edaran bupati kaitan larangan pengangkatan honorer selama ini dilanggar," tegas Taopik.
Taopik menyebutkan jumlah ratusan tersebut itu baru di sektor Kesehatan saja, belum dilingkungan pendidikan dan instansi lainnya. Karena dasar itulah, sambung Taopik,  pihaknya melakukan monitoring, karena BKPSDM hanya ingin tahu saja. "Honorer itu diangkat oleh siapa, honornya berapa, dimasukkan dalam program/kegiatan apa, kontraknya berapa bulan, dan sebagainya. Hal-hal seperti itu menjadi bahan pertimbangan," tandas Taopik lagi.
Baginya, sebut Taopik, monitoring yang dilakukan pihaknya diasumsikan apapun tidak jadi masalah, justru BKPSDM ini merasa kasihan, karena para honorer selama ini diberikan informasi yang keliru. Tapi dengan pemberian infornasi semacam ini, sekarang setidaknya para honorer ini jadi paham. "Kegiatan kami diasumsikan apapun, bagi saya tidak jadi masalah," ujarnya.
Lebih jauh Taopik mengatakan, soal wacana demo honorer K2 juga ia persilahkan, karena itu hak dan sama sekali BKPSDM tidak pernah melarangnya, baik ke istana apalagi ke Pemkab. Namun Taopik mengingatkan,  kira-kira apa yang mau didemo, apalagi muaranya ke Pemkab, sebab Pemda hanya sebagai pelaksana teknis di lapangan, sementara masalah pengangkatan CPNS itu jadi urusan pusat dan ia masih yakin, para honorer ini sudah sangat paham. "Kalau demo kita tidak melarang, mangga wae, tapi apa yang mau di demo karena Pemkab hanya pelaksana teknis di lapangan," ungkapnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template