Gunung Parang Destinasi Wisata Baru Purwakarta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gunung Parang Destinasi Wisata Baru Purwakarta

Gunung Parang Destinasi Wisata Baru Purwakarta

Written By Angga Praditya on Kamis, 23 November 2017 | 10.41.00

Bisa Menginap di Hotel Gantung

PURWAKARTA, RAKA - Selain memiliki Air mancur terbesar se-Asia Tenggara, Kabupaten Purwakarta juga punya destinasi wisata baru di lereng Gunung Parang yang bikin takjub.
Selain menawarkan keindahan alam, lokasi ini juga dilengkapi dengan penginapan berkelas dunia. Mulai dari saung-saung penginapan, hingga skylodge atau hotel gantung yang berada di tebing Gunung Parang, Kampung Cisaga, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru. Fasilitas ini bahkan disebut-sebut sebagai hotel tertinggi di dunia.
Hotel gantung yang diberi nama Pajajaran Anyar ini memiliki ketinggian 400-900 meter. Destinasi wisata baru tersebut mulai digagas sejak akhir tahun 2014 oleh masyarakat pegiat panjat tebing, Badega Gunung Parang dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Saat ini, hotel gantung tersebut baru tersedia satu kamar. Sementara untuk luas kamar hotel 2,5 x 6 meter persegi dan tinggi sekitar 2,4 meter berbentuk kapsul segi lima. Untuk fasilitas, hotel gantung ini tak kalah dengan hotel bintang lima. Sebab, para pengunjung dapat dimanjakan dengan sejumlah fasilitas seperti penerangan, AC, pemanas air, gelas, washtafel hingga toilet kering.
Salah satu penggagas Skylodge Pajajaran Anyar sekaligus operator via ferrata, Badega Gunung Parang, Dhani Daelami (45) mengatakan, baru ada dua pengunjung yang telah menginap di hotel gantung ini sejak dibuka pada 28 Oktober 2017 lalu. "Untuk tarif bagi yang minat harganya Rp 4 juta per malam dengan fasilitas layaknya hotel pada umumnya," katanya, Rabu (22/11).
Dani mengatakan, hotel gantung ini sangat aman, sebab kapsul seberat 1 ton itu diikat oleh 20-an tali besi yang menancap ke tebing. Satu tali besi mampu menahan beban 2 ton dan jika 20 tali, maka mampu menahan beban hingga 20 ton dengan pengerjaan sekitar satu bulan setengah. "Ruangan kamar tidur mampu menampung tiga hingga empat orang," tuturnya.
Lebih jauh dia mengatakan, pengunjung hotel dapat menikmati pemandangan alam sekitar Gunung Parang, termasuk bendungan Ir H Juanda atau Waduk Jatiluhur, sebab dinding ruangan kapsul menggunakan kaca polycarbonate sejenis kaca setebal 5 milimeter yang sangat polos sehingga terlihat pemandangan di sekitar hotel.
Sementara bagi wisatawan yang takut akan ketinggian, pihak pengelola ternyata sudah menyediakan alternatif yaitu tersedia penginapan dengan fasilitas tak kalah dengan hotel gantung. "Kita sediakan juga saung untuk pengunjung di bawah, untuk tarif sekitar 500 ribu per malam, pelayananya pun juga sama," kata Dani.
Ada dua jalur yang bisa digunkan bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Gunung Parang yang terletak di Kecamatan Tegalwaru itu. Bisa melalui Jalan Cilalawi Sukatani, atau bisa juga lewat Pasar Plered. Sementara untuk perjalanan dibutuhkan sekitar dua jam dari pusat Kota Purwakarta. (pwk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template