Dua RT Terendam, Korbannya Ogah Ngungsi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dua RT Terendam, Korbannya Ogah Ngungsi

Dua RT Terendam, Korbannya Ogah Ngungsi

Written By Angga Praditya on Kamis, 16 November 2017 | 16.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Sebanyak 18 rumah dari dua Rukun Tetangga (RT) di Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat direndam air menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah itu dua hari terakhir. Hingga Rabu (15/11) sore, belum ada kabar warga mengungsi karena menilai banjir yang terjadi masih dalam batas normal.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tegalwaru selama delapan jam, Selasa (14/11) sore mengakibatkan Sungai Cibeet mengalami peningkatan volume air. Karena volume terus bertambah,  air akhirnya meluap hingga menggenangi puluhan rumah di RT 02 dan RT 03, Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, Telukjambe Barat. "Debit air Sungai Cibeet mengalami kenaikan. Volume tingkat kedatangan air 100 hingga 200 Kubik per menit," ucap petugas jaga pintu bendungan Cibeet Ujang Tarkim.
Kendati air sudah menggenangi rumah namun warga memilih untuk tidak mengungsi. Hal itu karena mereka menilai banjir masih dalam batas normal. "Air masuk ke rumah sekitar pukul 04.35 WIB dan mencapai puncaknya pukul 06.05 dengan ketinggian mencapai mata kaki orang dewasa," ucap petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Telukjambe Barat, Lilik seraya mengatakan ketinggian air baru terhenti setelah pukul 06.30 WIB setelah hujan berhenti.
Masih dikatakan Lilik yang rumahnya juga terendam banjir, dirinya sempat khawatir ketika menyaksikan tinggi air terus mengalami kenaikan. Sementara mau mengungsi sudah tidak sempat lagi. "Saya sempat khawatirkan air terus naik, sementara sungai tersier sudah meluap sedang air di dalam rumah makin naik," ucapnya.
Dikatakannya, intensitas hujan yang menyebabkan air sungai tersier menjadi meluap. Untungnya koordinasi dengan dinas terkait sudah dilakukan. Sehingga penanganannyapun lebih cepat dan efektif.
Senada itu Waryandi (54) warga sekitar menambahkan perihal banjir seolah terus terjadi dan belum ada penyelesaian yang berarti, sementara setiap hujan di hulu, khususnya di wilayah Kecamatan Tegalwaru atau Pangkalan, warga merasa was-was. "Biasanya kami mendapatkan info dari jejaring sosial Facebook, suka ada saja warga di sana (Tegalwaru, red) yang mengirim gambar atau informasi jika hujan disana intensitas dan waktunya tinggi. Kita yang disini deg-degan, khawatir, subuh banjir, seperti yang sudah-sudah, dan sekarang juga seperti dulu lagi, untungnya banjirnya tidak parah," ucapnya.
Sementara Pantauan Radar Karawang hingga Rabu siang kondisi sungai Cibeet di wilayah Kampung Tegalsimet Desa Mulangsari, berangsur normal. Sedang Pemerintah Desa Karangligar sendiri saat ini sudah mempersiapkan tempat evakuasi korban banjir di halaman kantor desa yang mampu menampung 1300 jiwa itu. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template