DLHK Serahkan Sampah ke Swasta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » DLHK Serahkan Sampah ke Swasta

DLHK Serahkan Sampah ke Swasta

Written By Angga Praditya on Senin, 27 November 2017 | 16.30.00

Wawan Minta Leuwisisir Jadi TPA

KARAWANG, RAKA -  Harapan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk mendapatkan tambahan armada sampah agaknya masih sebatas harapan. Bupati ternyata belum menanggapi permintaan penambahan armada sampah. Padahal tambahan truk sampah di Karawang sangat dibutuhkan untuk mengcampernikkan Karawang agar tampak bersih, indah dan nyaman. 
Ketika perihal ini disinggung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Wawan Setiawan hanya mengatakan meski dengan dukungan armada yang minim dinasnya akan tetap fokus untuk mengatasi persoalan sampah di Karawang. "Armada yang mendukung memang masih minim dan itu menjadi kendala dalam melaksanakan tugas. Meski demikian itu tidak menjadi alasan untuk bekerja tidak optimal. Kami tetap fokus menangani sampah," tandas Wawan, akhir pekan kemarin.
Dikatakan Wawan, armada sampah yang dimiliki saat ini memang belum memadai untuk menangani seluruh sampah yang ada di Karawang. Dia menandaskan masih membutuhkan puluhan kendaraan lagi setelah ada tambahan lima truk sampah belum lama ini. "Kita masih kurang sarananya mobil sampah. Idealnya kita memiliki 125 kendaraan namun yang kita punya hanya 56 dengan penambahan 5 menjadi 61 kita baru punya setengahnya," ujarnya.
Dikatakan Wawan dengan masih berputar-putarannya anggaran yang dimiliki DLHK akan kebutuhan operasional saat ini pihaknya masih harus tetap memperjuangkan nasib orang banyak. Tahun ini pihaknya harus melakukan penyesuaian akibat anggaran yang dimiliki mengalami pengurangan. "Anggaran tahun 2018 sebesar 44,5 miliar dikurangi 7,5 miliar. Otomatis dengan sisa anggaran itu kita juga memangkas beberapa kegiatan sehingga praktis hanya bisa mengoperasikan mobil sampah," ucapnya.
Wawan menyayangkan adanya pengurangan anggaran tersebut, padahal jika saja anggaran yang dimiliki minimnya sama dengan sebelumnya itu bisa saja pengadaaan kendaraan yang dibutuhkan untuk operasional menarik sampah bisa lebih maksimal. "Kedepannya mengenai sampah ini kita akan swastanisasikan agar penanganan persampahan bisa lebih rapi dan juga Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya kita tingkatkan sesuai perda no 6 tahun 2016," ujarnya.
Masih dikatakan Wawan, kaitan dengan tempat pembuangan sampah sementara (TPAS) secara teori dari jumlah 2,9 Juta penduduk Karawang, sementara SK permen PU itu 0,5 Kg perorang selama Perhari dipastikan ada kuranglebi 1400 ton sampah yang dihasilkan masyarakat karawang. Semantara yang ada dikirim ke jalupang hanya sampai 500-600 ton perhari ada sekitar 900 ton sampah yang tidak di buang ke jalupang.
"Kedepan akan dicoba alternatif TPA yang lain. Pemikiran saya sementara ada tanah pemda di Leuwesisir sampai saat ini penggunaannya belum dimanfaatkan. Memang peruntukannya itu buat Tempat Pemakaamn Umum (TPU), kalau itu bisa difungsikan sebagai TPA, bisa mengefisiensi jarak pembuangan sampah. Sehingga bisa menghemat biaya operasional," tandas Wawan. Hanya saja sebut Wawan, hal itu baru sebatas wacana. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template