Distributor Naikkan Harga Sayur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Distributor Naikkan Harga Sayur

Distributor Naikkan Harga Sayur

Written By Angga Praditya on Rabu, 15 November 2017 | 13.30.00

*Pedagang Eceran Tidak Mau Rugi

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Harga sayur mayur di sejumlah pasar tradisional di Kecamatan Telukjambe Barat mengalami kenaikan. Hal itu terjadi akibat tingginya biaya distribusi akibat musim hujan, sehingga pedagang pun menyesuaikan harga beli distributor yang menaikkan harga.
Seperti dituturkan Iyus (32) pedagang sayur di Pasar Tradisional Kaligandu, Telukjambe Barat, Selasa (14/11). Harga sayur-mayur mulai terasa kenaikannya memasuki pekan pertama di bulan November 2017. Wortel yang biasanya dijual Rp 4000/kg kini Rp 7000/kg dan kentang biasanya Rp 7000/kg menjadi Rp 10.000/kg. "Kenaikan harga eceran sayuran itu karena pihak pedagang menyesuaikan harga pembelian dari pihak distributor yang rata-rata sayur-mayurnya harus ditebus lebih mahal Rp 3000/kg dibanding harga bulan lalu," terang Iyus.
Akibatnya, lanjut Iyus, pedagang eceran terpaksa menaikkan harga juga agar tidak merugi. Sementara sayur-mayur yang dibeli itu umumnya berasal dari Pasar Induk Cibitung dan Pasar Kramatjati, Jakarta Timur. 
Hal senada diungkapkan Hj. Mukiyah (51) juga pedagang sayur di pasar yang sama mengatakan kenaikan juga terjadi terhadap tomat buah, per kilogram kini rata-rata dijual seharga Rp 8000. Padahal sebelumnya untuk jenis tomat itu dijual hanya Rp 5000/kg. Sementara sayur sawi hijau, diakui naik hingga 50 persen dari harga jual sebelumnya. Hal itu disebabkan persediaan terbatas sedang permintaan cenderung meningkat sebelum akhir tahun.
"Selain sayur-mayur yang naik harganya, buah-buahan seperti jeruk, apel dan anggur juga mengalami kenaikan, karena banyak dicari warga lantaran musim hujan warga banyak butuh buah-buahan guna mengimbangi kesehatannya," ucapnya.
Sedang Yanti (30) pedagang lainnya menyampaikan komoditas yang juga ikut mengalami kenaikan selama musim hujan ini adalah cabai merah dan sembako melonjak sejak beberapa hari terakhir. "Cabai rawit merah yang semula anjlok dengan harga Rp 7.000 per kilogram menjadi Rp 12.000. "Cabai merah keriting sebelumnya cuma Rp 17.000 sekarang jadi Rp 28.000 per kilogram,” ungkap Yanti. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template