Dinas Kependudukan Jangan PHP - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dinas Kependudukan Jangan PHP

Dinas Kependudukan Jangan PHP

Written By Angga Praditya on Sabtu, 11 November 2017 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Kabupaten Karawang menjadi dinas paling diburu masyarakat. Selain vital, karena memegang administrasi kependudukan masyarakat, dinas pimpinan Yudi Yudiawan itu juga memegang masa depan pencari kerja. Pasalnya, salah satu syarat masuk ke dunia industri adalah harus memiliki KTP.
Masalahnya, banyak orang yang sudah melakukan perekaman e-KTP, tapi hingga berbulan-bulan belum kunjung jadi. Pasalnya, blanko e-KTP kerap kosong. Banyak masyarakat yang terkadang pulang pergi karena diberi harapan palsu. "Saya sudah bolak balik ke Disdukcatpil, tapi KTP belum juga selesai," ungkap Rizal, warga Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru.
Ia berharap, kantor pemerintahan yang melayani administrasi kependudukan itu bisa memberikan layanan maksimal. Artinya, masyarakat tidak lagi harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan KTP. Meski dia menyadari persoalan KTP bukan hanya dialami oleh Karawang saja, karena sifatnya nasional. "Mungkin karena gara-gara kasus skandal korupsi e-KTP itu mungkin, jadinya kita-kita yang mau bikin KTP jadi terhambat," tuturnya.
Hal serupa juga diungkapkan Kusni (18) warga Desa Jatiragas, Kecamatan Jatisari. Sejak setahun lalu dia sudah melakukan perekaman e-KTP. Namun, hingga kemarin kartu tanda penduduk belum juga diperolehnya. "Petugas Disduk beralasan blankonya kosong. Padahal saya mau melamar kerja," tuturnya.
Menunggu sekian lama akhirnya membuatnya pasrah. Dia berharap pelayanan Disdukcatpil bisa secepat layanan perusahaan swasta. "Bikin kartu member di minimarket saja tidak perlu lama. Masa ini sekelas pemerintah lambat banget," tandasnya.
Wanta Hidayat (20) warga Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat menyampaikan jika Pembuatan KTP el bagi pemula biasanya akan langsung dipergunakan untuk melengkapi berkas pengajuan. Bisa lamaran pekerjaan bisa juga untuk keperluan sekolah. "Saya juga membutuhkan KTP untuk sekolah karena saya akan melanjutkan sekolah ke Perguruan Tinggi. Tapi ya, mau bagaimana lagi, alat rekam KTP nya malah rusak," katanya.
Kepala Seksi Kesejahteraan dan Sosial Kecamatan Telukjambe Barat H. Ocang. SH. membenarkan alat rekam datanya memang eror. Alat itu memang sensitif dan mudah mengalami kerusakan di perangkat lunaknya. Sistem pun sama kadang mudah juga mengalami kerusakan. "Kadang alat rekam data jari dan tandatangan yang mudah rusak. Hal itu sudah kami infokan ke Disdukcapil Kabupaten Karawang," tandasnya. (psn/yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template