Dewan Saja Dukung Beli Truk Sampah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dewan Saja Dukung Beli Truk Sampah

Dewan Saja Dukung Beli Truk Sampah

Written By Angga Praditya on Jumat, 17 November 2017 | 14.30.00

KARAWANG, RAKA  - Kabupaten Karawang sudah darurat sampah. Sayangnya hal ini belum mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Lembaga eksekutif ini lebih menilai penting mobil dinas pejabat ketimbang membeli truk sampah untuk kepentingan rakyat.
"Sebanyak 20 unit armada sampah yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) saat ini memang kami akui sudah dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak jalan, dan mobil itupun kami dapatkan dari bantuan propinsi," ungkap Kepala Bidang Kebersihan DLHK NeVi Fatimah kepada Radar Karawang, Kamis (16/11) di kantornya.
Kata
Nepi, meski dengan kondisi seperti itu pihaknya tetap memaksakan mengoperasikan mobil-mobil tersebut untuk mengangkut sampah-sampah yang berserakan disetiap kecamatan yang ada diKabupaten Karawang dikarenakan unit mobil yang dimiliki DLHK secara keseluruhan tidak mencukupi.
 "Seperti itu memang kondisinya, cuma kita paksakan untuk jalan karena kita memang kekurangan mobil. Sementara sampah tidak mungkin dibiarkan begitu saja," ucapnya.
menurut Nepi, DLHK sendiri sudah berkali-kali melakukan pengajuan beberapa unit mobil sampah baru kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam setiap rapat badan anggaran daerah namun selalu ditolak. Karena TAPD lebih mementingkan membeli kendaraan dinas pejabat.
 "Kami setiap tahun selalu mengusulkan untuk melakukan penambahan mobil sampah, bahkan hal ini didukung oleh anggota dewan. Di tahun anggaran murni 2018 saja, kita sudah mengusulkan, akan tetapi TAPD tetap menolak usulan kami, akhirnya setelah saya termasuk kepala dinas meyakinkan mereka, penambahan mobil yang tadinya 10 unit dikurangi jadi 2 unit untuk tahun depan," ungkapnya.
Masih dikatakan Nepi, tahun 2016 jumlah kendaraan truk sampah DLHK ada sekitar 56 unit. Kemudian ditahun anggaran murni 2017 ada penambahan 5 unit mobil sehingga menjadi jadi 61 unit mobil sampah.
"Kami akui untuk anggaran perubahan tahun 2017 ini kita mendapat 5 unit mobil, akan tetapi mobil tersebut kami beli dari hasil efesiensi upah dan kegiatan prasarana dan lainnya. Kita juga awalnya menganggarkan di 2017 ini untuk pembelian 1 unit mobil vacum sweeper seharga Rp 800 juta namun tidak jadi kami realisasikan tapi anggarannya kami belikan 6 unit mobil sampah karena lebih dibutuhkan," paparnya.
Dikatakan Nepi juga Meski DLHK memiliki anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk biaya perawatan mobil-mobil tersebut, seperti servis ringan, servis periodik, ganti oli, aki, ban dan lainnya. Namun hal tersebut dinilainya tidak efisien atau bermanfaat karena melihat kondisi mobil-mobil tersebut yang sudah begitu sangat memperihatikan sehingga yang terjadi hanyalah pembengkakan biaya perawatan setiap tahunnya.
 "Kami butuhkan adalah mobil baru, bukan hanya perawatan karena truk-truk sampah ini kan memang bebannya cukup tinggi dimana kotoran sampah berupa cairan yang berceceran setiap harinya membuat mobil cepat rusak, dan harus diganti dalam setiap 10 tahun kedepan," tuturnya.
Seperti diketahui, jumlah armada mobil pengangkut sampah di Kabupaten Karawang dinilai masih kurang dibanding kebutuhan.
Bahkan dari Radar Karawang tidak sedikit mobil sampah yang ditemukan dalam keadaan mogok sehingga harus diderek, ban-ban mobil yang gundul serta bak-bak truk yang sudah keropos. Sehingga mobil pengangkut sampah tersebut sudah dalam kondisi kurang layak.
Truk sampah yang dimiliki Kabupaten Karawang hanya sekitar 67 unit. Idealnya yang dibutuhkan adalah 200 unit truk pengangkut sampah guna mengangkut sampah di 30 kecamatan untuk melayani masyarakat Karawang. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template