Desakan Petugas di Jembatan Sukamulya Belum Ditanggapi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Desakan Petugas di Jembatan Sukamulya Belum Ditanggapi

Desakan Petugas di Jembatan Sukamulya Belum Ditanggapi

Written By Angga Praditya on Selasa, 21 November 2017 | 19.00.00

KARAWANG, RAKA - Sampai saat ini desakan warga agar ada petugas pengatur lalulintas di sekitaran jembatan Sukamulya Johar belum terealisasi. Padahal intensitas kendaraan yang melintas bukan saja bertambah banyak tetapi juga berbahaya karena tidak adanya rambu-rambu pengatur lalulintas.
Sebelumnya Febria (40) warga Kampung Sukamurni, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur berharap agar ada petugas atau minimal rambu-rambu lalulintas yang mengataur keluar masuk kendaraan dari jembatan. Sehingga pengendara tidak seenaknya main potong jalan ketika akan memasuki jembatan hingga tidak membayakan pengendara di belakangnya.
"Kalau tidak segera diatur kondisinya akan semakin parah karena kwantitas kendaraan yang melintasi jembatan akan terus bertambah. Sekarang memang belum ada yang tabrakan, tapi kalau tidak segera diatur kecelakaan pasti akan terjadi. Apalagi kalau melihat pengendaranya yang tidak pada mau mengalah," tandasnya, belum lama ini. 
Sebelumnya dijelaskan, rampungnya Jembatan Sukamulya yang menghubungkan bagian kanan dan kiri jalan Veteran Irigasi Johar di Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur ternyata meninggalkan persoalan baru. Ada kekhawatiran tingginya lalulintas kendaraan melintasi jembatan itu dikhawatirkan akan mengundang kemacetan dan rawan kecelakaan.
Sementara Lurah Karawang Wetan Dedi Supardi mengatakan pembangunan Jembatan Sukamulya Johar diharapkan dapat meminimalkan kemacetan  di wilayah Johar. Itu sama artinya memindahkan kemacetan di ruas Jalan Veteran Irigasi Johar. Mengacu dari itu, sebut Dedi, dirinya terus mendorong agar pemerintah daerah (pemda) Karawang melakukan upaya untuk mengantisipasinya, termasuk antisipasi kerawanan lalulintasnya.
Untuk itu ada usulan agar Gang Remaja yang posisinya persis didepan jembatan supaya dilebarkan. Sehingga kendaraan akan terpecah menjadi dua arah, melintasi Jalan Tuparev Johar dan Jalan Siliwangi untuk bertemu di Jalan Ahmad Yani.  "Pelebaran Gang Remaja diperlukan untuk mengantisipasi kemacetan akibat banyaknya kendaraan yang melintasi Jembatan Sukamulya," tandas Dedi.
Kabid Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) H Rusman Kusnadi, terkait usulan itu malah mengingatkan pemerintah kelurahan Karawang Wetan, supaya secepatnya mengajukan permohonan pelebaran Gang Remaja, persis di depan Jembatan Sukamulya Johar yang baru diresmikan untuk umum. Pengajuan itu penting dilakukan sebagai bahan pertimbangan agar dapat direalisasikan tahun depan. "Pemerintahan setempat (Kelurahan Karawang Wetan) harus terlebih dahulu melakukan pengajuan akan kondisi lapangan dilokasi tersebut, sehingga menjadi pertimbangan untuk merealisasikan usulan tersebut," tandasnya.
Rusman sendiri menilai pelebaran gang yang berada persis di depan Jembatan Sukamulya itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi tingkat kemacetan yang terjadi di Johar sehingga Jalan Veteran yang saat ini masih digunakan menjadi Jalan utama adalah prioritasnya. "Bisa saja jadi dibangunkan tahun depan tapi sepertinya itu belum bisa dilakukan, karena harus dilakukan cek kondisi lapangan terlebih dahulu semisal kejelasan tanah yang sayapun tidak paham apakah milik PT KAI atau bukan," ucapnya. (ari)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template