Desa Dawuan Tengah Punya 100 Tanaman Obat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Desa Dawuan Tengah Punya 100 Tanaman Obat

Desa Dawuan Tengah Punya 100 Tanaman Obat

Written By Angga Praditya on Jumat, 24 November 2017 | 16.30.00

CIKAMPEK, RAKA - Sebanyak 100 tanaman obat dilestarikan di ligkungan Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek. Hal itu dilakukan untuk mempertahankan tanaman obat tradisional yang keberadaannya sudah mulai sulit didapatkan oleh warga.
"Biar tidak punah, terhadap tumbuhan obat-obatan yang sejak dulu selalu digunakan sebagai obat tradisional. Kini untuk di desa kami, memiliki lokasi penghijauan yang menjadi salah satu program PKK desa ini," terang Kades Dawuan Tengah, Jejen Jaena Arifin SH, Kepada Radar Karawang.
Bahkan, kata Jejen, program pembibitan tersebut, tidak hanya sebagai upaya dalam melestarikan tumbuhan obat-obatan saja. Melainkan untuk mengenalkan kepada masyarakat akan pentingnya tanaman obat atau yang biasa disebut dengan obat alami. "Tumbuhan obat-obatan disini ada sekitar 100 tumbuhan, semuanya ditanam disini," ujarnya.
Maka dari itu, kata dia, tanaman obat-obatan tersebut akan terus dikembangkan serta diperbanyak. Karena untuk memberikan contoh kepada warga akan pentingnya tanaman obat-obatan tersebut. "Kedepannya akan diwajibkan setiap rumah untuk memiliki tanaman obat-obatan. Karena ini sudah mulai langka, seperti tumbuhan sambung nyawa, temulawak, sirih merah, sirih hitam, sambang darah, kemuning, dan masih banyak tanaman obat lainnya yang memiliki khasiat untuk menyembuhkan beragam penyakit," ujarnya.
Selain itu, pemerintahan Desa Dawuan Tengah juga mengembangkan budi daya ikan, untuk program budi daya ikan sendiri bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga. Oleh karenanya diawali oleh pemerintahan desa. "Kami juga ada kolam ikan, itu juga salah satu program kami," katanya.
Rahma, warga kampung Pajaten, Desa Dawuan Tengah mengatana, dengan adanya taman pokja yang berisikan berbagai macam tanaman obat tersebut, tidak hanya menjadi penghias keindahan desa saja. Namun, merupakan sebuah bentuk upaya dalam melestarikan tumbuhan tersebut. "Iya sekarang itu susah nyari tumbuhan obat-obatan seperti yang ada di taman pokja PKK desa ini, ya katanya sih nanti ini bakal diperbanyak untuk pembibitannya," ucapnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template