Dana Pembinaan Anjal Dipotong - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dana Pembinaan Anjal Dipotong

Dana Pembinaan Anjal Dipotong

Written By Angga Praditya on Selasa, 21 November 2017 | 18.30.00

*Dinsos Kurangi Jumlah Anak Jalanan Binaan

KARAWANG, RAKA - Sampai saat ini permintaan untuk memiliki rumah singgah bagi anak-anak jalanan (anjal) belum dapat direalisasikan. Padahal keberadaan rumah tersebut sekarang ini dinilai sudah menjadi kebutuhan mendesak.
Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Karawang Asep Achmad, Senin (20/11), ketika dikonfirmasi via ponsel tidak menyangkal perihal itu. Bahkan dia juga tidak menampik jika yang menjadi persoalan belum terealisasinya rumah singgah adalah masalah anggaran. Menurut dia keterbatasan anggaran menjadi hal utama belum mengapa Karawang sampai sekarang belum ada rumah singgah di kabupaten ini.
"Rumah singgah sampai sekarang ini belum bisa direalisasikan dikarenakan adanya devisit anggaran. Sehinggaa ada banyak bagian yang harus dipotong termasuk dana pembinaan anak jalanan," ucap Asep tanpa merinci besaran anggaran yang dipotong akibat defisit tersebut. Padahal selama inipun anggaran pembinaan yang dikelola dinasnya sudah pas-pasan.
Bahkan terang Asep, akibat pemotongan anggaran pembinaan tersebut, imbasnya langsung dirasakan anak-anak jalanan yang dibina Dinas Sosial. Dinas ini terpaksa menciutkan jumlah anjal binaannya karena keterbatasan anggaran. "Tadinya jumlah anak jalanan yang kita bina sebanyak 25 anak tetapi sejak adanya pemotongan dana pembinaan jumlahnya kita kurangi jadi 20 anak," terang Asep.
Ditanya upaya mengatasi kelebihan kuota anak jalanan di dinasnya, Asep hanya mengatakan akan berkordinastidengan Kementerian Sosial (Kemensos). Pasalnya kalau mengacu kepada aturan maka pemerintah berkewajiban membina anak jalanan yang disebut sebagai anak negara. Karenanya, inipun mesti mendapat perhatian serius. "Kita arahan ke Kemensos akan dikemanakan kelebihan anjal ini," ucapnya.
Menyinggung desakan warga agar dilakukan razia terhadap keberadaan anak jalanan karena dinilai mulai meresahkan, Asep cuma mengatakan kalau hal itu kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Karena menurut Asep Dinsos hanya melakukan pembinaan sedang menertibkan merupakan pekerjaan Satpol PP. "Sebelumnya juga desakan untuk melakukan razia gepeng dan anjal. Tetapi itukan ranahnya Satpol PP bukan ranah Dinsos melakukan razia," tandas Asep. (apk/ari)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template