Dana Desa Bukan Hanya untuk Infrastruktur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dana Desa Bukan Hanya untuk Infrastruktur

Dana Desa Bukan Hanya untuk Infrastruktur

Written By Angga Praditya on Selasa, 14 November 2017 | 17.30.00

- Kemendes Luncurkan PID

RENGASDENGKLOK, RAKA- Aula Kecamatan Rengasdengklok menjadi tempat mensosialisasikan program baru Kementrian Desa (Kemendes) PDTT dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa melalui Program Inovasi Desa (PID). Melalui PID diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif, dan merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.
Pendamping Desa Kecamatan Rengasdengklok, Dede Nugroho,  menjelaskan bahwa, PID adalah program yang bertujuan menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di desa. "Inovasi desa ini lebih ke pemanfaatan dana desa untuk bisa lebih maksimal dan spesifik dalam penggunaan dana desa, yang tidak sekedar kepada infrastruktur saja. Setelah sosialisasi kami pendamping desa akan menganjurkan kepada perwakilan desa untuk membuat kelompok untuk menggali potensi masing-masing desa," jelas Dede, saat acara sosialisasi PID, Senin (13/11), kepada Radar Karawang.
Dikatakan Dede, PID ini merupakan program baru dari Kemendes melalui DPMD Kabupaten untuk percepatan penanggulangan kemiskinan, targetnya akhir November ini harus sudah selesai terbentuk. "Program baru, untuk percepatan dan agak terkesan mendadak, jadi harus selesai bulan November," tambahnya.
Ditempat yang sama, Kasie PMD Kecamatan Rengasdengklok, Khaerul Bahri yang akrab disapa Heri, menambahkan bahwa dirinya hanya sebagai fasilisator PID tersebut. "Terkait PID ini memang awal mulanya kami kasie PMD yang diberi arahan dari DPMD kabupaten, karena ada tenaga ahli dan pendamping desa, maka kami bersama-sama mengarahkan desa-desa agar nanti PID ini untuk bisa berjalan dengan baik. Seperti dikatakan pendamping desa tadi ini terkait kewirausahaan, sumber daya manusianya, termasuk juga potensi wisata dan budaya yang ada di desa-desa," ujarnya.
Ketua BUMDes Amansari Danim menambahkan, dirinya beserta kelompok BUMDes fokus memanfaatkan sampah yang ada di sekitar desa agar bisa menjadi barang yang mempunyai nilai. Dimana, BUMDes dengan keaktifannya bisa membangun ekonomi masyarakat dalam mengembangkan bank sampah. Selain itu, dirinya juga memanfaatkan objek wisata yang ada, yakni danau cinta yang saat ini sudah banyak dikunjungi wisatawan. "Kita ajak masyarakat untuk bekerja sama mengunmpulkan sampah yang bisa di jual, terutama sampah bekas minuman kemasan (Aqua) untuk di jual, namun tidak di bayar dengan uang, melainkan dengan daging sapi saat lebaran nanti," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template