DANA BOS TELAT - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » DANA BOS TELAT

DANA BOS TELAT

Written By Angga Praditya on Jumat, 24 November 2017 | 12.00.00

Sekolah Terlilit Utang

KARAWANG, RAKA - Potret dunia pendidikan di Kabupaten Karawang masih buram. Bagaimana tidak, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan akhir yang biasanya cair bulan Oktober, hingga kini belum netes sepeser pun. Akibatnya sekolah terpaksa meminjam uang agar kegiatan belajar mengajar bisa tetap berjalan.
SMPN 1 Lemahabang misalnya, pihak sekolah terpaksa meminjam uang ke koperasi sekolah agar bisa membiayai kebutuhan sekolah termasuk gaji guru honorer. "Untung ada koperasi sekolah. Karena urusan honor guru kan gak bisa ditoleransi, harus tepat waktu," ungkap Kepala SMPN 1 Lemahabang Samsudi S.Pd kepada Radar Karawang, Kamis (23/11) kemarin.
Ia melanjutkan, koperasi sekolahnya hanya bisa mengcover sebulan kedepan. Artinya jika bulan depan BOS belum juga cair, bisa dipastikan sekolah kelimpungan. "Kalau BOS tidak kunjung cair, bisa babak belur nih sekolah," katanya.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (Mkks) Komisariat Telagasari Eman S.Pd mengatakan, bukan saja di sekolah dasar, BOS dan sertifikasi juga belum cair di tingkat SMP. Selain berdampak terhadap kegiatan sekolah, telatnya pencairan dana BOS juga mengganggu jadwal MKKS Cup Komisariat Telagasari yang akan digelar di SMPN 1 Lemahabang. "Kalau BOS mundur terus, ya MKKS Cup juga kemungkinan diundur, bahkan ditiadakan. Karena operasional saja kita andalkan koperasi dulu," pungkasnya.
Sementara Plt Kepala UPTD Kecamatan Lemahabang Sri Sudaryati S.Pd mengatakan, pihaknya mempersilahkan guru dan kepala sekolah mencari dana talangan sementara untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah. Bisa ke koperasi maupun lembaha keuangan lainnya sambil menunggu pencairan dana BOS. "Sekarang mah sementara pinjam dulu saja ke koperasi dan lainnya. Tapi kalau BOS sudah cair, segera bayar utangnya," tuturnya.
Plt Kepala UPTD Pendidikan Kacamatan Telagasari Agus Wahyudi mengatakan, belum ada sinyal kapan BOS dicairkan. Sementara persiapan kegiatan semesteran dan lainnya sudah di depan mata. Yang lebih miris, saat BOS belum cair, guru atau kepala sekolah sebenarnya bisa mengambil dana talangan untuk operasional dari sisihan sertifikasi di sekolah masing-masing. Sayangnya sebut Agus, triwulan keempat, tunjangan tersebut juga belum ada sinyal pencairan. Dua sumber anggaran yang sama-sama berasal dari APBN itu macet sampai saat ini. "Bos dan sertifikasinya belum juga cair, sekolah harus bisa cari dana talangan sementara," ujarnya.
Ia melanjutkan, karena sekarang masih bulan November, pihak sekolah dan UPTD masih bisa memaklumi. Tapi jika ada sekolah yang belum menyelesaikan surat pertanggungjawaban BOS tahap sebelumnya atau alasan teknis lainnya, rekening BOS yang bersangkutan akan diblokir. "Baru bisa dibuka kembali kalau sudah menyelesaikan berkasnya," ungkapnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template