Cari Nelayan Hilang, Tim SAR Disambut Paus - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cari Nelayan Hilang, Tim SAR Disambut Paus

Cari Nelayan Hilang, Tim SAR Disambut Paus

Written By Angga Praditya on Kamis, 30 November 2017 | 12.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Memasuki hari keempat, nelayan rajungan asal Betokmati, Kecamatan Cilebar, masih belum ditemukan. Nelayan bernama Musa yang lahir di Dusun Pasirputih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, tersebut melaut sejak Sabtu (25/11) dini hari sekitar pukul 03.00, dan diketahui hilang setelah perahu yang dinahkodainya ditemukan tanpa awak oleh nelayan Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan.
Beragam cerita selama pencarian pun muncul. Mulai dari gelombang tinggi, hingga keberadaan hiu paus. Manajer Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasirputih Waryono mengatakan, di musim angin barat yang mengarah ke timur laut kurang stabil untuk melaut, termasuk pencarian nelayan yang hilang. Karena upaya tim SAR, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Polisi Air dan Udara masih belum ada hasil hingga Rabu siang, dia menebar edaran kepada semua nelayan Pasirputih, jika menemukan orang tenggelam ataupun jenazah di laut segera angkut dan evakuasi. "Siapa tahu yang ditemukan itu adalah nelayan yang selama ini dicari," katanya kepada Radar Karawang, Rabu (29/11) kemarin.
Anggota Pol Air Polres Karawang Ipda Ade Priadi mengatakan, selama empat hari ini masih dalam proses pencarian. Pihaknya juga tidak sendirian, karena dibantu oleh tim lainnya dengan rincian 8 personel BPBD Karawang, 5 personel Basarnas Kansar Bandung, 6 personel Zhadoel Karawang, 5 personel Kelompok Masyarakat Pengawas Ciparage, dan beberapa orang dari Polairud Karawang. Disinggung kendala dan medan selama proses pencarian, Ade mengatakan cuaca dan gelombang tinggi 1-2 meter dan kecepatan angin 25-30 knot menyulitkannya. "Kita terus fokus pencarian di titik awal TKP 2 mil arah timur perairan Ciparage, Pasirputih yaitu fokus di radius koordinat S 06'-02'-035"/E 107'-29'-255. " Cuaca dan gelombang memang menyulitkan kita,  tapi kita terus upayakan," ucapnya.
Disinggung soal keberadaan hiu paus yang bisa menyulitkan pencarian, Ade mengatakan paus selama ada. Tapi tidak menjadi kendala. "Paus mah sahabat nelayan dan Pol Air. Kalau ada yang bilang jadi kendala, itu hoaks," ungkapnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template