Capaian PBB Kutawaluya Baru 19 Persen - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Capaian PBB Kutawaluya Baru 19 Persen

Capaian PBB Kutawaluya Baru 19 Persen

Written By Mang Raka on Rabu, 01 November 2017 | 14.40.00

KUTAWALUYA, RAKA- Dalam minggon Kecamatan Kutawaluya yang di gelar di Kantor Desa Sampalan, Selasa (31/10) kemarin, Camat Kutawaluya H Saryadi menegaskan kepada seluruh kepala desa agar segera menuntaskan kewajiban pajaknya. Pasalnya, besaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kecamatan Kutawaluya untuk saat ini baru mencapai 19% dari 12 desa yang berada di wilayah Kecamatan Kutawaluya.
Menurut Saryadi, untuk saat ini PBB di Kecamatan Kutawaluya baru mencapai 19%, hal tersebut karena musim panen yang belum merata. Dari seluruh area pesawahan yang berada di Kecamatan Kutawaluya yang sudah panen baru mencapai 20%. Kebiasaan masyarakat saat membayar PBB ini setelah panen gadu, dan semuanya seperti itu. Sedangkan desa yang sudah panen gadu sekarang baru mencapai 20-30%. "Dalam hal ini seluruh kades harus bertanggung jawab dan terus memberikan spirit kepada bendahara PBB," katanya, kepada Radar Karawang, usai minggon kemarin.
Padahal, Saryadi sering kali mengimbau dan menginformasikan kepada seluruh kades ataupun perwakilannya, agar segera menuntaskan permaslaahan pembayaran PBB ini. Bahkan, seminggu sekali bendahara desa dikumpulkan oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aset Daerah (DPKAD) dengan mengadakan pertemuan dengan kades. Guna menuntaskan pembayaran yang hanya tersisa waktu kurang lebih 2 bulan lagi, sampai sekarang tetap dilakukan penagihan oleh bendahara PBB.
Selain itu, dia menegaskan kepada seluruh kades untuk segera mempercepat proses pembayaran PBB. Dengan waktu yang tersisa hanya 2 bulan lagi, ia menargetkan pembayaran PBB bisa mencapai 90%. "Untuk bisa mencapai 100% barangkali susah ya, karena kondisi di lapangan sawahnya ada, kadang orangnya tidak ada, begitupun sebaliknya. Itu bisa terjadi akibat geseran atau pergantian pemilik sawah, yang tadinya memiliki sawah, kemudian sawahnya bergeser, disini SPPTnya masih nama yang lama," ujarnya.
Berbagai upaya telah ia lakukan agar pembayaran PBB berjalan sesuai dengan yang diharapkan, karena dinas terkait tidak mau tahu tentang permasalah yang berada di bawah. "Langkah kita bagi yang sulit saya sudah buatkan format formulir yang sudah di tanda tangani oleh camat, nanti yang sulit di berikan kepada masyarakat suruh mengahadap camat, supaya nanti konsekuensinya dari pada saya menghadap camat, lebih baik kita bayar," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template