Cadas Bodas Geser Pamor Pohon Miring - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cadas Bodas Geser Pamor Pohon Miring

Cadas Bodas Geser Pamor Pohon Miring

Written By Mang Raka on Kamis, 02 November 2017 | 14.22.00

PURWASARI, RAKA - Beberapa waktu lalu, kebun pohon miring yang terdapat di Desa Pancawati, Kecamatan Klari namanya tenar dan menjadi lokasi favorit berlibur murah meriah. Tentu saja karena keunikannya berderet pohon-pohon miring.
Belakangan, pamor pohon miring mulai meredup. Penyebabnya, ada destinasi baru yang terletak di Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari. Namanya Cadas Bodas. Sekilas, pemandangan ini terlihat seperti di gurun yang dihiasi bongkahan tebing putih kecokelatan. Para pengunjung merasa seperti berada di luar negeri, di Yunani misalnya.
Namun sejak namanya mulai 'ngehits' sejak sekitar tiga bulan lalu, untuk memasuki lokasi tersebut tidak gratis lagi. Sekelompok pemuda yang mengatasnamakan Karang Taruna memasang tarif untuk masuk ke lokasi tersebut. Mereka bahkan menyediakan karcis.
Salah seorang penjaga karcis, Nandar menceriatakan, sebelumnya lokasi yang berada di belakang PT Denshoes tersebut hanya merupakan sisa galian tanah yang sudah tidak tersentuh oleh masyarakat setempat. Namun karena telah lama tidak digunakan lagi dan terkena hujan dan teriknya matahari secara perlahan tebing cadasnya mulai terlihat putih. Tampak juga batu-batu besar yang menjadi daya tarik penikmat indahnya alam. "Dulunya bekas galian tanah," terangnya.
Cadas Bodas semakin ngetren ketika banyak dipublish di jejaring media sosial. Banyak warga yang datang ke sana hanya untuk melakukan swafoto dan hasilnya dibagikan di akun jejaring sosial. Ternyata, dalam waktu beberapa bulan saja jumlah pengunjung terus bertambah. Bahkan tidak jarang para calon pengantin mengabadikan momen pre wedding di tempat tersebut. "Awalnya iseng upload poto-poto di facebook, lama-lama banyak yang berkunjung," ungkapnya.
Untuk menambah daya tarik para pengunjung di hari-hari libur seperti Sabtu dan Minggu yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, penduduk setempat menyediakan berbagai pernak pernik seperti tulisan-tulisan yang banyak disukai anak jaman sekarang, serta kostum yang dikenakan oleh penjaga sebagai hiburan. "Kita perindah lokasi dengan berbagai pernak pernik di lokasi," tambah Nandar.
Namun untuk masuk dan menikmati indahnya panorama alam bertebing putih di sana sudah tidak gratis lagi, setiap pengunjung akan dikenakan tarif Rp 3 ribu sebagai uang kebersihan dan pengelolaan. "Sekarang sudah banyak warung di sekitar lokasi," tuturnya.
Nama Cadas Bodas sendiri merujuk pada bagian tebing yang dilindungi bebatuan berwarna putih. Keberadaan lokasi tersebut masih membuat penasaran warga Karawang dan sekitarnya. Seperti diakui salah seorang pengunjung bernama Della. Warga Dawuan Tengah itu mengaku untuk baru pertam kalinya mendatangi lokasi tersebut.
Bersama suami dan keluaraganya, ia sengaja menyempatkan diri untuk melihat secara langsung lokasi tersebut. "Penasaran aja, soalnya lagi rame di sosmed facebook sama instrgam, bagus banget indah juga kok tempatnya buat selfi mah," akunya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template