Beredar SK Pengangkatan Honorer K2 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Beredar SK Pengangkatan Honorer K2

Beredar SK Pengangkatan Honorer K2

Written By Angga Praditya on Senin, 20 November 2017 | 12.30.00

-Ternyata Palsu

KARAWANG, RAKA - Beberapa hari terakhir, honorer kategori dua (K2) di Kabupaten Karawang dihebohkan dengan beredarnya surat yang berisi  pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari honorer K2 tahun 2017-2018.
Dalam surat, disebutkan Komisi II DPR meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk segera melakukan validasi dan verifikasi kepada instansi pemerintahan, untuk pengangkatan PNS Formasi K2 tahun 2017-2018. Tercantum juga nama dan tandatangan Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, dengan tembusan kepada Menteri PANRB Asman Abnur. Namun, setelah ditelusuri oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang ke Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara Jawa Barat, ternyata surat yang sangat ditunggu-tunggu oleh honorer K2 tersebut palsu. Beragam tanggapan pun dilontarkan oleh para honorer. Nurwati, guru SMPN 1 Klari misalnya, dia merasa prihatin karena honorer selalu diberi harapan palsu, bahkan tidak jarang menjadi korban penipuan. "Siapa yang tega (menyebarkan SK bodong) seperti itu, apa tujuannya," ungkapnya kepada Radar Karawang, Minggu (19/11) kemarin.
Agar kejadian itu tidak terulang, dia berharap aparat kepolisian bisa mengusut dan menangkap pelaku pembuat serta penyebar SK palsu pengangkatan honorer K2. "Kasian kan guru honorer kalau sampai tertipu. Harus diusut tuntas siapa dalangnya," tandasnya.
Lain lagi dengan Pupu Rusmana, guru SMAN 1 Banyusari mengaku belum melihat surat yang bikin heboh tersebut. Namun, informasi yang diperolehnya dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), SK pengangakatan honorer K2 palsu. "Guru honorer K2 harus hati-hati, jangan mudah percaya jika ada informasi tentang pengangkatan CPNS," ujarnya.
Ia melanjutkan, masyarakat harus selektif menerima informasi, dan mencari kebenaran secara detil kepada instansi terkait. "Apabila ada pihak tertentu yang menjanjikan bisa membantu mengangkat jadi CPNS dengan meminta sejumlah imbalan, patut diduga itu modus penipuan," ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Pengadaan BKPSDM Kabupaten Karawang Taopik mengatakan, sampai saat ini belum ada info resmi dari Kemenpan-RB kaitan rencana penerimaan CPNS 2018. "Ramai di medsos, tapi setelah ditanyakan pada BKN Kanreg III Jabar, jawabannya belum ada info apa-apa," tuturnya.
Agar tidak terjebak oleh para penipu, dia meminta kepada honorer K2 selalu cek dan recek seluruh informasi yang berkenaan dengan pengangkatan jadi CPNS. "Jangan mudah menerima informasi. Terus kordinasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang berkompeten," ujarnya. (yna/rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template