Begal Dikejar Karyawati - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Begal Dikejar Karyawati

Begal Dikejar Karyawati

Written By Angga Praditya on Senin, 13 November 2017 | 12.20.00

Tabrak Mobil Boks di Cikopo

KOTABARU, RAKA - Tidak semua orang berani mengejar pelaku penjambretan, apalagi perempuan. Tapi di Kecamatan Kotabaru ceritanya berbeda. Seorang karyawati secara tidak langsung berhasil membantu kepolisian menangkap dua orang begal sadis yang kerap beroperasi di Kecamatan Kotabaru dan Cikampek.
Ceritanya begini, kedua pelaku bernama Raja Perwira alias Keling dan Diki Wahyudi alias Karbun sudah beroperasi sembilan kali. Mereka tidak segan membacok korban jika melawan. Aksi terakhir mereka terjadi di depan SPBU Darussalam, Kampung Rawasari RT 12/02, Desa Jomin Timur, Kecamatan Kotabaru, Jumat (10/11) sekitar pukul 22.40 WIB. Saat itu, seorang karyawati bernama Indah Irmawati, warga Perumahan Pondok Melati A1 No 16, Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, sedang berangkat kerja menggunakan motor ke PT Changsin dan mengantongi handphone di saku baju sebelah kiri. Saat akan menyeberang memasuki pabrik, tiba-tiba dua orang pelaku mengendarai motor langsung mengambil handphone milik korban. Setelah berhasil melancarkan aksinya, mereka kabur ke arah Kabupaten Purwakarta.
Merasa menjadi korban penjambretan, korban memberanikan diri mengejar kedua pelaku. Sesampainya di dekat pom bensin Cikopo, tiba-tiba ada kendaraan jenis colt boks melintas. Karena kaget, akhirnya pelaku menabrak bagian belakang colt lalu terjatuh. Tidak berapa lama kemudian, korban yang meneriaki pelaku akhirnya mengundang perhatian warga. Beruntung, sebelum kemarahan warga memuncak, petugas kepolisian datang lalu membawa Keling dan Karbun ke kantor Polsek Kotabaru. "Kita masih kejar pelaku komplotan lainnya," ungkap Kapolsek Kotabaru Ipda Asep Nugraha kepada Radar Karawang, Sabtu (11/11) pukul 21.00 WIB.
Ia melanjutkan, Keling dan Karbun sudah sembilan kali melakukan aksinya di Cikampek dan Kotabaru. Wilayah favorit mereka adalah perlintasan Jalan Raya Jomin, Pangulah dan Sarimulya. Ketiga titik itu diakui Asep rawan kejahatan, karena kerap memakan korban. "Kedua pelaku ini sudah menjadi target operasi kita, dan mereka mengakui sudah sembilan kali melakukan aksi kejahatan," ucapnya.
Menurutnya, kedua pelaku sering mengincar perempuan saat berkendara malam hari setelah pulang kerja. "Pelaku tidak segan melukai korbannya jika melawan," tuturnya.
Setelah menangkap kedua pelaku, Asep mengaku pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini. Dia yakin kedua pelaku memiliki komplotan. "Kami terus mencari komplotan mereka yang lain, hingga wilayah Kotabaru bersih dari aksi kejahatan," tandasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template