Baru Dua Desa yang Cairkan Dana Desa Tahap Dua - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Baru Dua Desa yang Cairkan Dana Desa Tahap Dua

Baru Dua Desa yang Cairkan Dana Desa Tahap Dua

Written By Mang Raka on Rabu, 01 November 2017 | 14.47.00

CIKAMPEK, RAKA - Dari 10 Desa yang ada d iwilayah Kecamatan Cikampek, baru dua desa yang sudah melakukan pencairan dana desa tahap II, sedangkan desa lainnya baru pada tahap pengajuan.
Camat Cikampek Sueb Sulaeman mengatakan, untuk persoalan dana desa tahap dua 2017 di wilayah Kecamatan Cikampek, baru 2 Desa yang sudah mencairkan anggaran tersebut. Karena proses pengajuannya sudah dilakukan sejak awal. "Dari 4 Desa yang  sudah mengajukan yaitu Desa Kalihurip, Desa Cikampek Barat,Desa Kamojing dan Desa Cikampek Pusaka, ada yang sudah cair dua Desa yaitu Desa Kalihurip dan Desa Cikampek Pusaka," terangnya, kepada Radar Karawang, Selasa (31/10).
Sedangkan 6 Desa lainnya, saat ini masih dalam proses pengajuan. Keterlambatan tersebut meurutnya bukan disebabkan keterlambatan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) seperti desa - desa di kecamatan lain, melainkan pihak desa sendiri tidak mau terburu-buru melakukan pencairan, karena tidak mau pekerjaan terlalu tumpang tindih. "Untuk desa yang belum pengajuan ada 6 lagi, yaitu Desa Cikampek Kota, Desa Cikampek Selatan, Desa Cikampek Timur, Desa Dawuan Barat, Desa Dawuan Tengah, Desa Dawuan Timur, yang hari ini (kemarin) mereka akan melakukan pengajuan," ujarnya.
Dia juga menyampaikan, keterlambatan pencairan dana desa tahap dua memang sengaja dibuat agar tidak cair secara serempak, langkah itu dipilih untuk mempermudah pihak kecamatan dalam melakukan pengontrolan, terutama saat realisasi dan pembuatan SPJ atas anggaran yang digunakan tersebut. "Jadi biar tidak timpang tindih, karena ada juga bangub (bantuan gubernur) dan ADD (alokasi dana desa), maka dibuat secara bertahap. Yang terpenting anggaran untuk pembangunan semuanya bisa terserap tepat pada waktunya," ujarnya.
Kepala Desa Dawuan Timur Tatang Somanti menyampaikan, proses pencairan anggaran yang masuk ke desanya selalu dimusyawarahkan dengan para pegawai yang ada. Sehingga saat pengajuan dilakukan, semua pegawai mengetahi dan proses pencairannya kapan juga bisa diperkirakan. "Malahan kadang-kadang pegawai desa yang lain ngomong nanti saja pengajuannya mendekati tahun baru, biar pas tahun baru ada anggaran turun kedesa," ujarnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template