Banyak Perumahan, Purwasari Gersang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Banyak Perumahan, Purwasari Gersang

Banyak Perumahan, Purwasari Gersang

Written By Mang Raka on Senin, 06 November 2017 | 16.30.00

PURWASARI, RAKA - Perkembangan properti di Karawang kian hari kian menjamur, salah satunya di Kecamatan Purwasari. Kecamatan yang berada di pertengahan antara Karawang Kota dan Cikampek itu menjadi buruan para pengusaha perumahan untuk mengembangkan usahanya.
Perkembangan perumahan tersebut, meski ada sisi positifnya terkait perkembangan perekonomian masyarakat. Karena semakin banyak penduduk yang tinggal disuatu tempat roda perekonomian yang menyentuh kalangan masyarakat bawah seperti warung dan lain sebagainya semakin berkembang juga. Tapi ternyata ada dampak buruk buat kehidupan sosial masyarakat, diantaranya tumbuhan hijau yang seharusnya menjadi penyerap air hujan kini semakin berkurang karena ditebang untuk dijadikan perumahan. Akibatnya kondisi tersebut menjadi sorotan tersendiri pemerintahan setempat. "Seharusnya bisa ditambahlagi pepohonan mah. Ini malah ditebangin satu persatu-satu, kami takut terjadi banjir," katanya Darim, salah satu Anggota Satpol PP Kecamatan Purwasari.
Dirinya juga menyayangkan apa yang sudah dilakukan oleh pihak perusahaan tersebut. Sebab, seharusnya dengan banyakanya perumahan, diimbangi juga dengan pertumbuhan pepohonan di wilayah tersebut. Jangan sampai kata dia, ketika datang musim hujan atau kemarau nanti masyarakat yang dirugikan. "Kalau musim kemarau pasti akan susah air, kalau musim hujan pasti banjir, karena semua lahan dijadikan perumahan," akunya.
Demi kebaikan masyarakat setempat, dirinya meminta agar pihak perusahaan atau pengembang perumahan, bisa membangun kembali pepohonan yang sudah ditebangnya. Bahkan, jika perlu kata dia, penambahan pephonan bisa diajukan untuk kebaikan masyarakat depannya. "Jangan main tebang aja seharusnya kalau bisa ditambah biar tidak kekeringan saat kemarau," ungkapnya.
Hal serupa disampaikan tokoh pemuda Purwasari, Agus Ridwan, menurutnya perkembangan pembangunan baik oleh pemerintah maupun swasta harus memperhatikan bagaimana dampak sosial masyarakatnya. Terutama dampak buruk yang bisa merugikan banyak orang, seperti banjir dan volusi udara. "Kalau semakin banyak penduduk, maka jumlah kendaraan juga akan semakin bertambah, volusi udara pasti tinggi. Apalagi kalau pepohonannya terus ditebangh," bebernya.
Oleh karenanya, dia meminta pemerintah bertindak tegas kepada investor swasta, terutama para pengusaha pengembang perumahan untuk menyediakan fasilitas sosial dan fasilitas umum (Fasos-Fasum) untuk benar-benar terpenuhi dan tertuang dalam site plan. Jangan sampai pengusaha datang dengan seenaknya merusak lingkungan dengan tyidak memperhatikan dampak buruknya. "Fasos-fasumnya ini yang harus dikawal terus, jangan sampai datang ke Purwasari, sudah untung terus kabur, padahal kewajibannya belum selesai," pungkasnya. (yna/zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template