Agung: Jangan Main-main Soal Gas Beracun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Agung: Jangan Main-main Soal Gas Beracun

Agung: Jangan Main-main Soal Gas Beracun

Written By Angga Praditya on Senin, 13 November 2017 | 19.00.00

KARAWANG, RAKA - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) diingatkan jangan main-main soal kasus dugaan keracunan gas coustik soda yang berasal dari PT Pindo Deli 2. Terlebih, mesti tidak ada korban jiwa, kasus tersebut telah mengakibatkan belasan orang dievakuasi ke rumah sakit. 
"DLHK jangan main-main soal gas beracun karena dampak yang akan terjadi akan besar, dan ini mungkin bahasa yang pas untuk perusahaan yang lalai dalam pelaksanaan produksinya sehingga berakibat fatal bagi masyarakat sekitar," ucap Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Agung Septian, kemarin.
Apalagi terang Agung, warga sekitar lokasi terkontaminasi gas beracun di Dusun Cigempol Desa Kutamekar dan Dusun Karees Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, sudah meminta agar DLHK sigap dan secepatnya menempuh langkah-langkah tegas terkait kasus tersebut, sehingga kondisinya tidak bertambah parah. "Kasus keracunan itu menjadi catatan terbaru akibat kelalaian pelaku usaha yang tidak memperhatikan azas kehati-hatian sehingga menyebabkan jatuhnya korban," tandas Agung seraya menyebut Pasal 2 Perda No 14 tahun 2012 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Agung juga mendesak pemerintah daerah (pemda) Karawang, harus segera mengevaluasi dan memberikan teguran bila perlu sanksi administratif berupa pencabutan izin lingkungan bukan hanya untuk PT Pindo Deli 2, tetapi setiap perusahaan nakal yang mengabaikan aspek keselamatan, kesehatan dan kehidupan manusia. "Pihak kepolisian segera menyelidiki kasus kebocoran gas tersebut agar kejadian yang sama tidak terulang lagi," pintanya.
Tidak hanya itu, Agung meminta pemerintah daerah agar lebih serius menjalankan regulasi-regulasi yang sudah menjadi ketentuan yang berlaku, khusus kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan agar lebih mengoptimalkan kinerjanya supaya memperhatikan aturan-aturan terutama dalam hal analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) kepada setiap investor yang ingin mendirikan perusahaannya di karawang. "Hal terpenting yang mesti dilakukan adalah melakukan audit dan evaluasi terhadap perusahaan -perusahaan yang ada di Karawang terutama terkait pengelolaan limbahnya agar kejadian yang sama tidak terulang lagi," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya sebanyak 11 warga Dusun Cigempol Desa Kutamekar dan dan Dusun Karees Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Rabu (11) lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Rosella Karawang yang diduga keracunan gas caustik soda PT Pindo Deli 2 yang mengalami kebocoran. Masing-masing korban  Rosadi (57) warga Dusun Cigempol RT 01/02 Desa Kutamekar, Asep Rudiana (21) warga Dusun Karees RT 13/06 Desa Kutapohaci, Jumad (56) warga Dusun Cigempol RT 01/02 Desa Kutamekar, Lastri (30) warga Dusun Cigempol RT 01/02 Desa Kutamekar. Sedangkan korban yang dilarikan ke rumah sakit yaitu Yusup (40) warga Dusun Cigempol RR 01/02 Desa Kutamekar, Siti Haryati (30) warga Dusun Cigempol RT 01/02 Desa Kutamekar, Acih (40) warga Dusun Cigempol RT 01/02 Desa Kutamekar, Sapti (30) warga Dusun Cigempol RT 01/02 Desa Kutamekar, Heni (30) warga Dusun Cigempol RT 01/02 Desa Kutamekar, Suryani (32) warga Dusun Cigempol RT 01/02 Desa Kutamekar, dan Windayanti (30) warga Dusun Cigempol RT 01/02 Desa Kutamekar.
Berdasarkan informasi, ternyata kebocoran gas tidak hanya sekali ini saja melainkan pernah terjadi beberapa tahun lalu. Namun untungnya, kali ini kejadian kebocoran tersebut tidak separah tahun yang lalu. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template