30 Polisi Dikerahkan, Pembunuh Bapak Ditangkap di Hutan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 30 Polisi Dikerahkan, Pembunuh Bapak Ditangkap di Hutan

30 Polisi Dikerahkan, Pembunuh Bapak Ditangkap di Hutan

Written By Angga Praditya on Rabu, 15 November 2017 | 20.30.00

PURWAKARTA,RAKA - Timsus Cobra Polres Purwakarta, akhirnya berhasil menangkap Jarkasih (39) pelaku yang kabur ke dalam hutan usai membunuh ayah kandungnya sendiri di Kampung Bongas, RT06, RW03, Desa Cilandak, Kecamatan Cibatu, Selasa (14/11).
Untuk memburu Jarkasih diperlukan waktu selama 3 hari sebelum akhirnya pelaku berhasil diringkus di tempat persembunyianya di sebuah gubuk yang terdapat di hutan Cirangkong sekitar radius 8 KM dari lokasi kejadian. Lamanya proses pencarian, karena kondisi hutan sulit dijangkau ditambah curah hujan yang cukup tinggi sempat menyulitkan petugas untuk melakukan pencarian.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agtha Bhuwana mengungkapkan, dalam memburu pelaku sedikitnya diterjunkan 30 personil anggota yang dibantu dengan warga sekitar. Saat petugas melakukan penyisiran diketahui pembunuh itu tengah bersembunyi di sebuah gubuk di hutan yang terdapat di Cirangkong. "Pelaku yang mengetahui jika dirinya akan disergap dan dikepung, lansung melarikan diri, namun akhirnya berhasil ditangkap tanpa melakukan perlawanan," kata Agtha.
Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan di Mapolres Purwakarta, namun dari keterangan pelaku atas pembunuhan itu polisi belum mendapat keterangan yang jelas karena kondisi pelaku dalam keadaan labil. "Dari hasil pemeriksaan, polisi memang pelaku mengaku telah melarikan diri ke hutan, tapi tidak mau mengaku atas pembunuhan yang di lakukanya terhadap ayah kandungnya itu pada hari Minggu lalu, sehingga kami belum dapat mengungkap motif kasus pembunuhan yang dilakukan Jarkasih terhadap ayah kandungnya sendiri itu, karena keterangan pelaku masih belum mengakui serta kejiwaanya masih labil," ujarnya.
Untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku, pihak kepolisian akan membawa Jarkasih untuk diperiksa di RS Jiwa Marzuki Al Mahdi di Bogor. "Apa dalam pemeriksaan kejiwaan pelaku terdapat gangguan jiwa, maka akan dititipkan di RS Jiwa tersebut, tapi kalau kondisi kejiwaan pelaku ketika diperiksa menunjukan dalam keadaan stabil, maka pelaku akan dijerat pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman diatas 10 tahun penjara,'' pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, telah terjadi aksi pembunuhan yanga dilakukan Jarkasih (39) terhadap ayah kandungnaya sendiri yaitu Toha (60) pada 12 November lalu di rumah korban. Dimana ketika itu korban tengah duduk beristirahat disofa kemudian dibacok menggunakan kampak. Usai membunuh pelaku langsung melarikan diri kedalam hutan. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template