10 Orang Tim Khusus PLN Siap Mati - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 10 Orang Tim Khusus PLN Siap Mati

10 Orang Tim Khusus PLN Siap Mati

Written By Angga Praditya on Sabtu, 11 November 2017 | 15.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - PLN memiliki tim khusus berjumlah 10 orang yang siap mati demi menjaga pasokan listrik yang mengalir ke rumah-rumah pelanggan tidak terputus, sehingga tidak mengganggu aktivitas.
Tim khusus itu disebut Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Mereka melakukan pekerjaan berisiko sangat tinggi. PDKB erat hubungannya dengan saluran udara listrik, dan bekerja dalam ketinggian mencapai puluhan meter dari permukaan tanah. "Kini di Indonesia telah memiliki tim PDKB SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah), SUTT (Saluran udara Tegangan Tinggi), SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi), dan bahkan telah berkembang muncul sebuah tim baru, yaitu tim PDKB GI (Gardu Induk) dan GITET (Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi). Di dalam perkembangannya, pemeliharaan peralatan listrik sudah tidak dimungkinkan dalam keadaan offline atau listrik padam," ucap Wawan, salah satu koordinator perawatan dan penertiban PLN Sub rayon Karawang kota kepada Radar Karawang, Jumat (10/11).
Ia melanjutkan, peran PDKB sangat vital, di mana tim PDKB melakukan pekerjaan pemeliharaan peralatan listrik seperti penggantian isolator, penggantian PMS, dan lain-lain dalam keadaan hidup atau bertegangan. "Inilah mengapa pekerjaan ini disebut beresiko tinggi. Tak tanggung-tanggung nyawa kami menjadi taruhannya," ungkap Wawan.
Khusus Karawang, saat ini PLN memiliki sekitar 2 regu PDKB di seluruh Kabupaten Karawang, dengan jumlah petugas sekitar 10 orang. Tim PDKB dituntut untuk memiliki kompetensi yang tinggi dan selalu bekerja dengan mematuhi Standar Operation Process (SOP). Kegagalan nol koma sekian persen dapat mengakibatkan kecelakaan fatal, yang dapat menyebabkan kematian terhadap personil PDKB. "Oleh karena itu, patutlah jika kita disebut personil PDKB sebagai pejuang zaman sekarang. Berkat mereka pasokan listrik yang mengalir ke rumah-rumah pelanggan tidak terputus, sehingga tidak mengganggu aktivitas," tutur dia.
Di tempat terpisah, Ade (34) khusus di wilayah Karawang, PLN membentuk Tim PDKB Tegangan Tinggi 150 ribu Volt. Motto bekerja lebih mengutamakan keselamatan. Dirinya pun mengatakan jika pekerjaan itu mengundang bahaya yang cukup besar. Bahkan dirinya pun mengungkapkan bahwa kerja siang dan malam bahkan di tengah malam pun, meski hujan demi pelayanan kepada masyarakat menjadi hal yang utama. "Tim PDKB sudah terbentuk pada 2014. Sejak tim ini didirikan hingga kini, mereka telah dilatih untuk melakukan pekerjaan PDKB. Prinsip utama PDKB yakni  mengutamakan keselamatan dalam melaksanakan tugas, dan memberikan pelayanan utama bagi masyarakat merupakan prioritas kami agar mendapatkan kepercayaan," ucapnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template