Tiket PDIP Terbuka untuk Dedi Mulyadi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tiket PDIP Terbuka untuk Dedi Mulyadi

Tiket PDIP Terbuka untuk Dedi Mulyadi

Written By ayah satria on Kamis, 26 Oktober 2017 | 11.30.00

PURWAKARTA, RAKA - Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi satu-satunya ketua partai politik yang diundang DPD PDIP Jabar untuk menyampaikan gagasannya memimpin daerah ini.
Dari sembilan bakal calon gubernur yang diundang, Rabu (25/10), di Hotel Horison Ultima Bandung, Dedi tampaknya paling berpeluang diusung PDIP di pemilihan gubernur tahun depan.
Pengamat politik Universitas Padjadjaran Bandung, Firman Manan menilai, ada sejumlah alasan Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi diundang dalam curah gagasan yang digelar DPD PDIP Jabar. "Karena diantara para peserta lainnya, Dedi Mulyadi termasuk yang memiliki popularitas dan elektabilitas survei yang tinggi, di samping Deddy Mizwar. Kemudian, Dedi juga punya kesamaan ideologis dengan PDIP," ujar Firman, saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu (25/10).
Belum lagi, kata dia, Dedi Mulyadi memiliki visi ideologis yang sama dengan PDIP soal nasionalisme. Sekalipun Dedi adalah kader tulen yang dibesarkan Partai Golkar, namun Dedi memiliki ide-ide kebangsaan yang sejalan dengan PDIP, termasuk mampu menerjemahkan cita-cita ideologis PDIP yang juga selama ini menerjemahkan ide-ide besar Soekarno.
"Sehingga, itu jadi variabel penentu Dedi Mulyadi diusung oleh PDIP. Apalagi, selama ini PDIP belum memiliki kader potensial dan menjanjikan untuk diusung oleh partainya sendiri. Dari segi perolehan kursi pun, PDIP bisa mengusung calon sendiri," ujarnya.
Di samping itu, Dedi bersama Golkar Jabar yang dipimpinnya sudah membangun komunikasi politik yang cukup intensif dengan DPD PDIP Jabar. Indikatornya, kata dia, pertemuan kedua partai membahas pilkada serentak 2018 termasuk wacana koalisi di Pilgub Jabar. Sehingga, political chemistry di antara keduanya sudah terbangun dengan baik.
Dua indikator tingginya popularitas Dedi dan komunikasi politik yang terbangun lama dengan PDIP, dinilainya menguntungkan Dedi, sekalipun pada ajang itu hadir pula Deddy Mizwar yang juga memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi.
"Sehingga, sekalipun Dedi Mulyadi tidak diusung oleh DPP Partai Golkar, maka Dedi Mulyadi sangat berpeluang besar diusung oleh PDIP. Dua indikator yang saya sebut jadi alasan rasional Dedi Mulyadi diusung PDIP," pungkasnya.
Dari kegiatan curah gagasan bakal calon gubernur/wakil gubernur di Hotel Horison Bandung, dilaporkan, sepuluh tokoh balon kepala daerah diundang PDIP. Namun dua orang tak hadir yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan istri Gubernur Ahmad Heryawan, Netty.
Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanudin mengatakan, tokoh-tokoh undangan yang hadir dalam silaturahmi ini, lima kandidat yang mendaftar, tiga kandidat lainnya hasil penjaringan DPP PDIP. Tokoh yang mendaftar adalah Soetrisno, Puti Guntur Soekarnoputra, Abdy Yuhana, Agung Suryamal dan Iwa Karniwa. Sementara tiga kandidat yang terjaring radar DPP PDIP, Anton Charliyan, Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar.
Hasil silaturahmi ini nantinya akan disampaikan ke DPP PDIP untuk memutuskan kandidat yang bakal diusung dalam Pilkada Jabar 2018. Selanjutnya kata dia, PDIP hanya akan mengajukan satu nama calon gubernur dan satu wakil gubernur. (gan/cn)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Semoga kg dedi diusung ku pdip..kaluat wae ti golkar...antek2 golkar te ngahargaan ka kader nu alus..bangsat elit2 golkar...aing sakeluarga gea moal mikih golkar deui...malah milih nu lain kader...dijadiken cagub...didoakn sibg eleh nu didukung ku golkar...allah karim. Amin...

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template