Sopir Ambulans Cabuli Bocah Laki-laki - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sopir Ambulans Cabuli Bocah Laki-laki

Sopir Ambulans Cabuli Bocah Laki-laki

Written By ayah satria on Jumat, 20 Oktober 2017 | 18.32.00

Hobi Nonton Video Gay

PURWAKARTA,RAKA - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta berhasil meringkus seorang sopir ambulans salah satu rumah sakit swasta di Purwakarta lantaran diduga telah berbuat tindak asusila sesama jenis terhadap salah satu pelajar SD di Purwakarta.
Pelaku berinisial AT (36) Warga Kampung Cijunti, RT12 RW04, Desa Cijunti, Kecamatan Campaka. Dirinya ditangkap petugas di sebuah mes tempat pelaku bekerja di Kampung Sukawening, Desa Cibening, Kecamatan Bungursari, setelah sebelumnya dilaporkan salah satu warga karena telah berbuat tindak asusila terhadap sesama jenis dengan korbanya berinisial Rh (10) pelajar kelas 5 SD.
Menurut Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Bhuwana, bahwa kasus pencabulan ini lebih mengarah ke arah gay atau fedopilia karena dilakukan terhadap sesama jenis, dengan modus bujuk rayu dan diajak bermain di mess pelaku tempat bekerja. Kronologis kejadian ini bermula korban yang merupakan tetangga dekatnya telah diajak pelaku untuk bermain di mess rumah sakit tempat pelaku bekerja, dengan masuk ke dalam kamar kemudian dibujuk dan dicabuli.
Setelah pulang ke rumah orang tuanya korban melaporkan atas peristiwa yang dilakukan oleh pelaku. Atas pengaduan anaknya orang tua korban pun langsung melaporkan terhadap orang ke Mapolres Purwakarta. "Pelaku langsung kita tangkap di mess tempat kerjanya di Kampung Sukawening Desa Cibening Kecamatan Bungursari. Pelaku mengakui perbuatanya itu, karena sebelumnya telah menonton video porno sesama jenis. Dari situlah pelaku merasa tertarik sesama jenis, padahal sudah memiliki istri serta dua anak," ungkap Agta, Kamis (19/10).
Sementara itu pelaku AT mengaku, sangat menyesal atas perbuatanya itu dan baru pertama kali melakukan perbuatan cabul, karena sebelum melakukan perbuatanya itu, telah melihat vidio porno sesama jenis dengan melalui handphone miliknya. "Atas perbuatannya tersangka dijerat undang undang nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman diatas 10 th penjara,'' pungkas Kasat. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template