Siswa SMAN 1 Batujaya Belajar Atasi Banjir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Siswa SMAN 1 Batujaya Belajar Atasi Banjir

Siswa SMAN 1 Batujaya Belajar Atasi Banjir

Written By ayah satria on Jumat, 20 Oktober 2017 | 18.39.00

KARAWANG, RAKA - Demi memberikan pengetahuan lebih perihal tanggap bencana, SMAN 1 Batujaya, mengadakan kegiatan latihan bersama yang dilaksanakan di Hutan Wana wisata Puncak Sempur. Mereka didik oleh organisasi pencinta lingkungan Oepas korak yang berada di wilayah Kecamatan Tegalwaru. Hal tersebut bertujuan agar generasi pelajar dapat ditumbuhkan peduli akan lingkungan diwilayahnya masing-masing serta paham dalam penanggulangan bencana dengan sigap serta cepat.
Pembina sekaligus guru SMAN 1 Batujaya, Kholid Alkautsar atau biasa di sebut Abah Leuweung mengungkapkan, jika pendidikan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut di fokuskan kepada pengetahuan tanggap darurat bukan hanya dibidang air saja, namun di alam vertikal. Anak-anak adalah pihak yang paling perlu mendapatkan pengetahuan kebencanaan. Setidaknya, mereka mampu menyelamatkan diri. "Sebanyak 17 pelajar SMAN 1 Batujaya kelas X, XI, dan X11, semangat mengikuti pelatihan. Materi awal yang mereka terima adalah kebencanaan di areal pegunungan. Siswa tanggap bencana yang terlahir di SMAN 1 Batujaya bukan tanpa dasar lahir karena dampak dari bencana alam yang sering didapatkan oleh sekolah tersebut. Kondisi kontur wilayah sekolah yang dekat dengan sungai Citarum, memaksa sekolah mencetus sebuah organisasi siswa yang respons terhadap bencana," terangnya.
Kegiatan ini, lanjut dia, dianggap perlu, sebab sekolah yang rentan bencana banjir dan mempersiapkan siswa agar tanggap bencana. "Minimal siswa bisa menyelamatkan aset sekolah dan dirinya sendiri sudah merupakan respek terhadap bencana," ujarnya.
Diakuinya, jumlah siswa yang ikut dalam kegiatan tersebut belum maksimal. Oleh karena itu, usai pelatihan, para siswa ini ditugaskan untuk mensosialisasikan materi yang mereka dapat pada siswa lainnya. "Karena kita baru saja dilanda bencana banjir sungai Citarum 2007 tahun yang silam, maka materi yang kita sampaikan adalah tanggap bencana dan upaya penanggulangan nya agar supaya siswa dan siswi SMAN 1 Batujaya mengetahui apa yang harus mereka lakukan saat bencana yang sama datang," Akunya.
Di tempat terpisah, Ketua Ekstrakurikuler siswa tanggap bencana (Sisgana), Imam Fudoli, menyampaikan, jika latihan praktis selain pengetahuan tanggap bencana, juga adanya latihan pembekalan mental tanggap bencana yang diberikan oleh prganisasi Oepas Korak sebagai Wadah organisasi pencinta alam yang masih konsisten terhadap lingkungan. "Kami menyambut baik bahwa latihan gabungan yang diinisiasi oleh SMAN 1 Batujaya sudah terjalin cukup lama, bahkan ada jalinan emosi yang kuat antara SMAN 1 Batujaya dan Organisasi Oepas korak yang berada di Karawang selatan  itu, " ucapnya.
Siswa kelas XII IPA 2 ini berharap, dengan mengikuti sejumlah latihan dan pendidikan perihal teknis tanggap darurat secara langsung membuat siswa akan mudah ketahui bagaimana mereka bisa lebih perduli dengan bencana yang di hadapinya nanti. "Mudah-mudahan dengan mengikuti latihan, kami semua akan perduli lagi terhadap sesama dan respons terhadap keadaan dan mudah menyiasati secara seksama ketika kami tengah berhadapan dengan bencana. Saat ini kami cukup bangga dengan adanya Sisgana di sekolah kami berharap siswa yang lain pun bisa ikut serta andil dalam kegiatan itu, sehingga mendapatkan pengetahuan yang sama akan tanggap bencana," pungkasnya.  (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template