Santri Purwakarta Pecahkan Rekor MURI - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Santri Purwakarta Pecahkan Rekor MURI

Santri Purwakarta Pecahkan Rekor MURI

Written By Mang Raka on Rabu, 25 Oktober 2017 | 11.47.00

15 Ribu Orang Baca Pujian Sunda Syair Islam

PURWAKARTA,RAKA - Hujan deras yang mengguyur kawasan Alun-alun Pasanggrahan Padjadjaran, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Senin (23/10) malam, tak menyurutkan semangat ribuan santri untuk merayakan puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 sambil membacakan nadzoman. Kegiatan ini memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI)  sebagai pelaksana Pujian Sunda Syair Islam terbanyak yakni 15 ribu peserta.
Tak hanya ribuan santri, sejumlah ulama dari berbagai pesantren turut hadir. Salah satunya ulama kenamaan Buya Muhtadi dari Banten. Lalu tokoh Nahdlatul Ulama Purwakarta, KH Abun Bunyamin hingga Ketua MUI Purwakarta KH Jhon Dien. Meski para sesepuh ini berpayung, namun tampak pakaian mereka pun tetap basah. Pakaian batik, peci serta sarung yang dikenakan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi pun tampak basah bersisa lantaran ia tidak dipayungi siapa pun. Begitu juga dengan sejumlah kyai dan para santri.
Dedi pun sempat memberikan sambutan di tengah cuaca hujan tersebut. Ia menyemangati para santri untuk tetap semangat meski hujan mengguyur. "Malam ini Allah memberi berkah pada kita semua dengan hujan ini. Mari kita berdoa semoga ini menjadi berkah," ujarnya.
Ia sempat berkelakar santri di zaman mana pun sudah terlatih hidup prihatin termasuk disiplin. "Santri dari dulu kuat, jago, tidak kalah sama hujan, air hujan saja diminum," ujar Dedi.
Dedi menghidupkan kembali suasana dengan memanggil sejumlah santri ke atas panggung. Ia memberikan kuis layaknya Presiden RI Joko Widodo. Dedi menantang santri untuk bisa menghafal kitab kuning, salah satunya Kitab Jurumiyah dan Alfiyah. Sejumlah santri dan santriwati tampak bisa menghafal salah satu kitab itu dalam bahasa Arab. "Coba terjemahan bahasa Indonesia nya gimana," ujar Dedi. Seorang santri tampak dengan yakin menerjemahkan apa yang ditalarnya. Usai itu, Dedi langsung memberian hadiah berupa uang pada santri tersebut.
Pada kesempatan itu, Museum Rekor Indonesia (MURI) langsung memberikan penghargaan pada santri di seluruh pesantren di Purwakarta sebagai pelaksana Pujian Sunda Syair Islam terbanyak, dengan diikuti 15 ribu tersebut.  Pujian Sunda Syair Islam lebih akrab dikenal nadzoman, atau syair pujian untuk memuji kekuasaan Allah SWT dan jadi tradisi santri di setiap pesantren di Indonesia. Pada kesempatan itu, nadzoman digelar di tengah hujan deras yang mengguyur Purwakarta. "Memberikan penghargaan terbanyak melantunkan pujian Sunda Syair Islam terbanyak pertama di Indonesia dan dunia," ujar Triyono, perwakilan MURI.
Secara formal, penghargaan diberikan pada Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan tokoh Nahdlatul Ulama Purwakarta, KH Abun Bunyamin yang juga hadir pada kesempatan itu. Pemberian penghargaan itu sekaligus memperingati HSN. "Inilah kekompakan santri Purwakarta dan layak mendapatkan penghargaan ini, pertama di dunia dan di Indonesia," pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template