Razia Motor di Jalan Demi Kas Daerah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Razia Motor di Jalan Demi Kas Daerah

Razia Motor di Jalan Demi Kas Daerah

Written By ayah satria on Kamis, 19 Oktober 2017 | 13.00.00

KARAWANG,  RAKA - Kepala Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang, Hj Ida Hamidah, Rabu (18/10) memastikan aksi petugas memberhentikan kendaraan di tengah jalan raya ketika berlangsung razia bukan tindakan berbahaya.
"Tidak akan mengundang kecelakaan, karena itu sudah program kami bersama mitra kepolisian yang dilaksanakan per triwulan," tandas Ida. Dia ditanya perihal pendapat masyarakat yang menilai aktivitas memberhentikan kendaraan di tengah jalan yang dilakukan petugas saat razia bisa membahayakan pengendara. Itulah sebabnya disarankan untuk melakukan jemput bola langsung ke rumah penunggak pajak kendaraan bermotor, sehingga tidak perlu lagi menyetop kendaraan yang sedang melaju di jalan raya.
Jemput bola yang dimaksud, seperti dijelaskan pada berita sebelumnya, selain dilakukan dengan cara menyampaikan surat dalam bentuk tagihan pajak kendaraan bermotor secara langsung, bisa juga disampaikan lewat sosialisasi melalui rapat-rapat minggon seminggu sekali. Disamping mengoptimal peranan Ketua Rukun Tetangga (RT). Melalui upaya-upaya itu diharapkan serapan pajak dari sektor kendaraan bermotor bisa dilakukan secara optimal. 
Terkait itu, sebelumnya pun Ida mengatakan pihaknya tidak menampik usulan tersebut. Bapenda sendiri selama ini sudah melakukannya meski masih sebatas dalam kegiatan Paten setiap hari Jumat di kecamatan-kecamatan. "Saya setuju untuk dilakukan penyisiran wajib pajak dengan melibatkan pemerintah desa dan kelurahan melalui Rukun Tetangga. Itu sekaligus penegasan untuk mengingatkan wajib pajak yang lalai terhadap kewajibannya karena mungkin akibat kesibukannya bekerja dan beraktivitas," terang Ida sebelumnya.
Menyinggung mengenai pajak kendaraan bermotor yang mesti ditagi, Ida hanya mengatakan sampai saat ini masih banyak warga yang menunggak pajak. Padahal pajak kendaraan bermotor itu nantinya akan digunakan untuk meningkatkan pembangunan di Karawang. "Pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan itu nantinya akan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan PAD inilah nantinya juga akan dikembalikan ke wilayah masing-masing dalam bentuk anggaran pembangunan," ucap Hamidah.
Disinggung upaya meminimalkan jumlah warga malas bayar pajak kendaraan, Hamidah mengatakan setiap yamg memiliki kendaraan bermotor wajib melengkapi surat-surat kendaraannya dan pajaknya sudah dilunasi biar nyaman saat perjalanan. "Upaya yang pertama yaitu sosialisasi kepada masyarakat dalam berbagai event kegiatan pemerintah daerah, terutama kegiatan PATEN dengan menghadirkan mobil Samsat keliling, yang kedua jemput bola di tempat keramàian dengan menghadirkan samsat gendong. Ketiga bekerjasama dengan pihak lising dan ke empat menggeluarkan produk unggulan samsat jabar yaitu e-samsat, T samsat dan Sipolin. Intinya mendekatkan pelayanan kepada masyarakatlah," ucap Hamidah. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template