Puluhan Botol Miras Disita - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Puluhan Botol Miras Disita

Puluhan Botol Miras Disita

Written By Mang Raka on Rabu, 04 Oktober 2017 | 15.00.00

PURWASARI, RAKA - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Purwasari Selasa (03/10) pagi kemarin mengamankan puluhan botol minuman keras yang berasal dari sejumlah warung yang ada di wilayah Purwasari. Hal itu dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak bertambah deretan korban akibat minuman keras. Pasalnya tiga hari terakhir sebanyak tujuh orang meninggal dunia dan tujuh orang kritis akibat minuman keras oplosan di Karawang
Kapolsek Purwasari, IPDA Muhamad Sulton mengatakan, ada 43 botol miuman keras yang diamankan dalam operasi yang dilakukan oleh angota Polsek Purwasari, dinataranya adalah 10 bir angker, 4 botol bir hitam guines, 9 botol arak kecil, 8 botol arak besar dan 7 botol anggur merah yang diamankan dari salah satu lokasi tempat toko kelontong. "Kita melakukan operasi ciptakondisi minuman keras ke setiap warung-warung penjual minuman keras dan hasinya masih ada warung yang menjual minuman keras dan menyimpannya di dalam gudang rumah," tuturnya.
Dalam operasi tersebut, melibatkan tujuh anggota kepolisian beserta satu anggota Satpol PP kecamatan. UNtuk barang bukti (BB)nya sendiri, sudah diangkut ke mobil patroli untuk diamankan di Mapolsek Purwasari. "Semua barang bukti kita amankan, ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua, sudah cukup yanng menjadi korban minuman keras, kita lakukan pembinaan juga terhadap sejumlah warung yang masih melakukan penjualan minuman keras," ucapnya.
Selain di warung kelontong, operasi juga dilakukan ke lokasi lainnya yaitu toko jamu yang ada di Kampung Tamelang RT02/03, Desa Tamelang Kecamatan Purwasari. Namun kondisi di warung penjual jamu tersebut tidak ditemukan jenis menuman keras yang dijual belikan. "Operasi kedua dilakukan di toko kelontog di kampung warung kebon Rt002/004 desa purwasari," terangnya.
Dia menegaskan, akan terus melakukan kegiata operasi disejumlah warung-warung penjual minuman keras dan penjual jamu. Jangan sampai kata dia, mereka melakukan penjualan bebas minuman keras kepada siapapun. "Selain melakukan pembinaan ke setiap remaja di Purwasari, kita juga melakukan pembinaan kepada setiap pemilik toko untuk tidak sampai menjualnya kembali," ungkapnya.
Sementara salah satu pemilik toko kelontong Riana Napitulu (55) warga Kampung Kebon RT002/004, Desa Purwasari mengaku bahwa baru akhir-akhir ini melaukan penjualan minuman tersebut. Diriya sengaja menyimpan minuman tersebut di dalam gudang agar tidak terlalu mencurigakan. "Baru kok, diumpetin biar tidak keliatan orang, jualnya juga tidak kesembarangan orang kok," akunya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template