Pembangunan Pabrik Kaca Dihentikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pembangunan Pabrik Kaca Dihentikan

Pembangunan Pabrik Kaca Dihentikan

Written By Mang Raka on Selasa, 31 Oktober 2017 | 19.53.00

JATISARI, RAKA - Sempat menuai kontroversi, pembangunan pabrik kaca di lahan pertanian teknis di Desa Cikalongsari, Kecamatan Jatisari, Senin 30/10), akhirnya dihentikan.
Proses penyegelan dilakukan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang didampingi Satpol PP Karawang. Dari total 38 hektare lahan, sekitar 10 hektare diantaranya dalam proses pembangunan. Namun begitu, terdapat lahan seluas 3,5 hektare yang tidak disegel dengan alasan sudah memiliki izin.
Pihak PT Jatisari Lestari Makmur kemudian diberikan tenggat waktu 10 hari untuk membongkar proyek pembangunan pabrik kaca, agar dikembalikan seperti semula.
Kepala Satpol PP Karawang Asip Suhendar mengatakan, luas lahan PT JLM yang disegel sekitar 10 hektar harus segera dikembalikan menjadi lahan pertanian. “Di luar dari 3,5 hektar, lahan kita segel. PPNS dan PPUD yang bergerak, berita acara sudah dibuat. Untuk persoalan ini, PPNS yang punya kewenangan yang melaksanakan pekerjaan di sini,” katanya saat dihubungi Radar Karawang, di lokasi.
Setelah dilakukan penyegelan di sejumlah titik, Asip memastikan tidak akan ada lagi pengerjaan pembangunan yang dilakukan perusahaan yang disinyalir bakal memproduksi kaca itu. Sementara untuk pengawasan pascapenyegelan, pihaknya akan bekerja sama dengan camat dan kepala desa setempat. “Pengawasan nanti kerja sama dengan ibu camat untuk monitor, dengan para kepala desa juga. Yang disegel sekitar 10 hektar,” ujarnya.
Asip juga menegaskan bahwa pihaknya memberikan tenggat waktu sepuluh hari kepada pihak PT JLM untuk membereskan material bangunan. Jika selama sepuluh hari material tidak segera dibereskan, maka pihaknya akan langsung membongkarnya. "Pihak PT Jatisari Lestari Makmur meminta waktu untuk membereskan alat-alat pengerjaan untuk dihentikan. Tapi jika selama sepuluh hari masih belum selesai, maka kami akan bertindak langsung," tegasnya.
Ditemui di lokasi yang sama, pihak pengawas lapangan pengerjaan proyek pembangunan PT Jatisari Lestari Makmur, Edwar, tidak banyak berkomentar terkait perizinan yang banyak dipersoalkan masyarakat. Termasuk persoalan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dirinya juga tidak mengetahuinya lebih detil. "Saya tidak bisa ngomong apa-apa, soal IMB yang tidak benar," katanya.
Disebutkannya, proses pengerjaan proyek akan segera dihentikan sesuai dengan batas waktu yang diberikan. "Kami segera hentikan pengerjaan. Kami sudah minta waktu untuk membereskan alat-alat pengerjaan dan melakukan evaluasi pengerjaan selama 10 hari," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template