Pelebaran Jalan Interchange Tanpa Batas Aman Jalan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelebaran Jalan Interchange Tanpa Batas Aman Jalan

Pelebaran Jalan Interchange Tanpa Batas Aman Jalan

Written By Mang Raka on Rabu, 04 Oktober 2017 | 13.30.00

KARAWANG BARAT, RAKA - Pelebaran Jalan Interchange Karawang Barat rawan kecelakaan. Kondisinya yang gelap dan minim rambu-rambu lalulintas dikeluhkan sopir bus dan warga yang melintasi lokasi malam hari. Karenanya, mereka mendesak pengembang proyek tersebut untuk memasang penerang batas jalan di sekitar lokasi galian sehingga pengendara tahu batas aman jalan yang akan dilintasinya.

Seperti diutarakan Kusnoyo (40) sopir bus antar provinsi kepada Radar Karawang, Selasa (3/10). Dia mengaku resah ketika melintasi Jalan Interchange Karawang Barat malam hari. Galian proyek pelebaran di sisi jalan sama sekali tidak ada lampu penerang jalan. Padahal batas jalan utama ke bahu karena ada pengerjaan cukup tinggi. Sedikit saja sopir meleng dipastikan kendaraanya akan terguling ke bawah.
"Kalau diberi pembatas lampu penerangan saya yakin jika malam akan lebih aman. Seharusnya sih seperti di jalan tol kan diberi lampu pengaman agar nyaman saja pengguna jalan. Bahu jalan itu dalam loh mas, kalau ada saja pengguna jalan baru yang tidak mengerti dengan kondisi jalan yang saat ini sedang dalam proses pekerjaan bisa-bisa terperosok," katanya.
Hal senada diungkapkan Yudi (38) pengendara motor sekaligus karyawan di kawasan industri KIIC. Dia mengatakan jika Jalur Interchange Karawang Barat ketika malam hari cukup berbahaya. Terlebih adanya pengerjaan pelebaran jalan yang kini tengah dikerjakan. satu-satunya rambu-rambu yang yang ada cuma papan informasi yang mengingatkan pengendara supaya hati-hati. "Kalau pagi hari pun kemacetan mudah terjadi karena ada di beberapa titik pengguna jalan mesti melambatkan kendaraan lantaran penyempitan jalan," ucap Yudi.
Yudi juga berharap kondisi gelap dan minimnya rambu-rambu lalulintas disekitar lokasi proyek mendapat perhatian serius dinas PRKP yang bertanggung jawab soal marka jalan dan taman. "Kalau diberi lampu pengaman maka pengendara akan mendapatkan informasi ketika malam hari melintas karena tahu batas aman yang dilaluinya.  Sayangnya sampai saat ini lampu penerang batas jalan belum ada," tegasnya.
Sementara, ketika Radar Karawang aengkonfirmasi perihal lampu pengamanan batas jalan agar pengguna jalan lebih berhati-hati, tidak ada seorangpun di lokasi proyek yang bisa memberikan pernyataan. Sementara di tempat terpisah, Hendra (37) petugas lapangan dari dinas DLLAJR Kabupaten Karawang memberitahukan jika ranah informasi terkait hal itu bukan wewenangnya.
Diakui, dirinya sebagai petugas pembantu pengaturan lalulintas saja di akses Jalur utama Interchange Karawang Barat. Dirinya menyampaikan jika wewenang penerangan jalan pengamanan di proses pengerjaan pelebaran jalan ada di pengembang jalan tersebut. "Kalau perihal itu saya tidak tahu kang, dan sementara saya hanya melakukan pengaturan lalulintas saja. Jika mau lebih tahu akang, bisa tanya pengembangnya silahkan," ucapnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template