Pelajar Tiga SMP Tawuran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar Tiga SMP Tawuran

Pelajar Tiga SMP Tawuran

Written By ayah satria on Jumat, 20 Oktober 2017 | 21.00.00

KLARI, RAKA - Meski hujan lebat turun, puluhan pelajar yang berasal dari tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP) tak mengurungkan niatnya untuk melakukan tawuran. Beruntung, tawuran yang dilakukan disepanjang jalan rel kereta api dekat stasiun Klari itu dapat digagalkan oleh pegawai Desa Duren dan warga sebelum jatuh korban.
Egi, salah satu saksi kejadian sekaligus menangkap sejumlah pelajar yang melakukan tawuran tersebut mengatakan, aksi yang tengah dilakukan oleh sejumlah pelajar itu jelas sangat menggangu ketertiban. Akhirnya sejumlah pelajar dapat diamankan oleh warga dan langsung dibawa ke balai Desa Duren. "Udah mah hujan, di jalan kereta api lagi masih aja tawuran anak jaman sekarang," kesalnya.
Kesal dengan ulah yang dilakukan oleh sejumlah pelajar tersebut, akhirnya Egi yang ditemani oleh rekannya kerjanya itu sempat mengurungkan niatnya untuk pulang ke rumah menyaksikan laga permainan tim sepak bola kesayangannya yaitu Persib Bandung. "Mau pulang habis dari desa, mau nonton Persib, eh di jalan ada yang tawuran, ya udah nggak jadi pulang saya amankan aja dulu," tuturnya.
Dengan kejadian tersebut Egi menyayangkan bahwa sampai saat ini tindak kekerasan anatar pelajar di Karawang ternyata masih belum bisa dihilangkan. Padahal kata dia, pemerintah dan pihak kepolisian sudah sering kali memeperingatkan para pelajar dengan giat yang dilakukan setiap harinya ke sekolah. "Mau jadi apa anak bangsa kalau tawuran terus," ungkapnya.
Parahnya kata dia, sejumlah siswa tersebut diketahui tengah membawa senjata tajam berupa cerulit dan senjata lainnya. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. "Pada bawa senjata tajam, cuman pelaku lainnya, pada kabur yang berhasil ditangkap cuman beberapa siswa aja," ucapnya.
Sementara salah satu siswa Suhenda (15) asal SMP Alhidayah Curug yang baru duduk dibangku kelas IX menceritakan, apa yang sudah dilakukannya tersebut memang sudah salah. Namun apa salahnya kata dia ketika sekolah yang dicintainya itu cicorat-coret oleh pelajar asal sekolah lain. "Saya mah nggak enak aja a, bayangin sekolah kita dicurat-coret siapa yang nggak kesel coba, kita kejar aja pelakunya sampe ke stasiun tauanya mereka banyak," akunya.
Menurutnya pelaku yang sudah melakukan kasi coret tembok di sekolahnya itu merupakan sejumlah siswa yang berasal dari MTs Nihaytul Amal serta beberapa siswa lainnya. "Dari dulu sama sekolah itu dendem terus emang mancing-mancing keributan aja, mereka sendiri yang datang ke sekolah rusuh," terangnya.
Hal serupa juga disampaikan Indra Lesmana (15) asal SMPN 1 Ciampel kelas IX ini juga mengaku, bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui apa yang tengah terjadi anatara dua sekolah tersebut, yang jelas kata dia, pada saat kejadian dirinya tengah berada di lokasi. "Saya mah nggak tau apa-apa a, kebetulan aja pas ada di lokasi," akunya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template