Pelajar Nekat Beraksi Setiap Sore - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar Nekat Beraksi Setiap Sore

Pelajar Nekat Beraksi Setiap Sore

Written By Mang Raka on Rabu, 04 Oktober 2017 | 12.00.00

*Berhentikan Truk di Tengah Jalan

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Hampir setiap sore di jalan utama Badami-Loji sejumlah pelajar memperlihatkan aksi nekat menghentikan kendaraan bak terbuka. Tujuannya agar bisa menumpang secara gratis. Padahal yang mereka lakukan bukan saja mengancam jiwanya tetapi juga keselamatan orang lain.
"Kalau jam pulang sekolah biasanya para pelajar nekat memberhentikan truk untuk mendapat tumpangan. Kita (Pengemudi) jadi kewalahan melakukan rem mendadak. Kalau tidak di rem mereka tetap saja berdiri ditengah jalan. Takutnya malah ketabrak malah kita juga yang salah, tetapi kalau di rem secara mendadak khawatir kendaraan di belakang bisa-bisa menabrak kita,” ujar Dadan (40) sopir truk Kepada Radar Karawang, Selasa (3/10).
Seharusnya, lanjut dia, pihak terkait ikut turun menangani hal semacam ini, karena sudah sangat merugikan para sopir truk, bahkan pengendara lainnya, dikhawatirkan pelajar yang nekat itu jatuh dari kendaraan yang ditumpanginya. Dengan demikian pengemudilah yang harus bertanggung jawab. “Kita mohon ada yang bisa mengatasi kekonyolan pelajar tersebut, karena yang jadi korban pasti kita sebagai pengemudi sebab kalau sampai terjadi sesuatu sama pelajar. Kita ini yang kena salah, jadi tolonglah ditertibkan,” tandasnya.
Di tempat terpisah Hj. Niyah (54) Warga Pasar Jati Desa Margakaya yang juga pedagang kupat tahu menyampaikan, aksi pelajar memang sudah cukup keterlaluan terlebih ketika di hari sabtu di mana tepat sehari sebelum mereka libur. Kadang aksi tawuran kerap terjadi karena sebagian dari mereka adanya yang mengejek ketika para pelajar yang gunakan kendaraan bak terbuka. Dirinya berharap ada ketegasan dari pihak sekolah dan instansi yang terkait karena dampaknya kepada masyarakat.
"Kalau sabtu pelajar SMK yang disini, Suka mengejek pelajar lain yang gunakan truk. Kadang sambil dilempari batu atau barang yang mudah mereka lempar. Kadang yang menjadi korban kita sebagai warga. Makanya kadang warga banyak yang geram lalu lakukan aksi mengepung pelajar. Harapan saya sebagai warga, pihak manapun mesti ikut mengatasinya untuk menertibkan para pelajar itu," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template