Pelajar Mulai Buat KTP - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar Mulai Buat KTP

Pelajar Mulai Buat KTP

Written By ayah satria on Rabu, 18 Oktober 2017 | 15.39.00

KLARI, RAKA - Tiap tahun selalu ada warga yang memasuki usia 17 tahun, sehingga jumlah penduduk yang wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL) juga terus bertambah. Tetapi bagi warga yang baru melakukan perekaman termasuk para pemula atau pelajar, nampaknya harus bersabar. Pasalnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) baru menyediakan blanko KTP-EL untuk warga yang direkam pada tahun 2016.
Kasi Kependudukan Kecamatan Klari, Soni Luthfirahman mengatakan, masyarakat mesti lebih bersabar dan mengerti akan kondisi tersebut. Karena terhambatnya pembuatan KTP terjadi karena minimnya kesediaan blanko yang ada di dinas terkait. Pasalnya untuk warga di Desa Duren saja kata dia, pembuatan kartu identitas tersebut dalam waktu satu tahun sudah hamppir satu ribuan lebih. "Untuk di Desa Duren hanya kebagian 400 blanko. Untuk warga yang sudah mendaftar di tahun 2010 sampai 2016 KTPnya sudah jadi. Tapi bagi yang buat di tahun 2017 harus sabar aja," terangnya.
Dirinya mengetahui bahwa pembuatan KTP-EL memang sangat dibutuhkan bagi masyarakat. Baik buat prosedur pembuatan kartu BPJS untuk bekerja dan untuk kebutuhan lainnya. Namun tetap saja, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa karena keterbatasan kouta blanko yang disediakan. "Yang jadi permsalahan mah keterbatasan blanko," tutrnya.
Dia juga menjelaskan, untuk jumlah keseluruhan undangan di Kecamatan Klari itu ada sebanyak 6.763 warga dari seluruh desa yang ada di Kecamatan Klari. Namun bagi pembuatan KTP pemula kata dia, mesti lebih besabar lagi, karena memang kondisinya tidak bisa dipaksakan. Meski demikian, bagi warga yang melakukan perekaman dan pemotretan KTP-EL akan mendapatkan surat keterangan (Suket) dari Disdukcatpil sebagai pengganti sementara KTP-EL.  "Setelah pemotoan di kecamatan, nanti datang lansgung ke catpil, buat minta suket atau KTP sementara," terangnya.
Salah satu pembuat KTP pemula Devi Rahmawati warga Dusun Sukagalih RT22/05, Desa Karanganyar yang merupakan siswi di SMKN 1 Klari ini mengaku harus menerima KTP  sementara setelah mengikuti berbagai proses pembuatan KTP, baik di kecamatan maupun di Dinas Catpil. Padahal kata dia, kartu tanda penduduk tersebut sengat dibutuhkan ketika lulus sekolah nanti. "Mau kerja kan harus pake KTP, kalau pake KTP sementara nggak tahu bisa apa nggak, terus kalau mau nunggu sampai jadi, itu kapan," tuturnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template