Pelajar Magang Tertangkap Polisi di Walahar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar Magang Tertangkap Polisi di Walahar

Pelajar Magang Tertangkap Polisi di Walahar

Written By ayah satria on Kamis, 26 Oktober 2017 | 19.19.00

KLARI, RAKA - Geger salah satu pelajar prakerin di Kantor Kecamatan Klari dengan salah satu pemuda tertangkap basah tengah mengadakan pesta minuman keras yang dilakukan di Walahar Selasa (24/10) lalu. Ironisnya, pelajar yang diketahui bersama kumpulan pemuda tersebut, salah satunya adalah perempuan.
Lili Sukarli salah tenga kerja di Desa Duren  mengatakan, kabar tersebut memang tengah ramai diperincang oleh semua orang di Klari, khusunya kalangan para pegawai baik di kecamatan maupun di desa. "Iya katanya kemarin ada yang ketangkep pelajar mabuk kena tangkep sama polisi," tutur Lili kepada Radar Karawang, Rabu (25/10).
Sementara saat dimintai keterangan Kapolsek Klari, Kompol H.Relisman Nasution mengatakan, penangkapan pelajar bersama pemuda yang tengah melakukan minum-minuman keras  tersebut memang ada. Namun pihak kepolisian hanya melakukan pembinaan saja. Karena dikhawatirkan korban meninggal dunia akibat miras kembali bertambah di Kabupaten Karawang. "Iya kita hanya pencegahan saja sifatnya kok," tuturnya.
Dia sendiri menjelaskan, setelah dilakukan penangkapan dan diberikan pengrahan dari pelaku yang merupakan salah satu pelajar SMK di Klari tersebut, dirinya hanya tengah meminta pertemuan dengan seroang pemuda saja dengan modus janjian. Namun untungnya aparat kepolisian yang tengah bertugas sampai ke tempat kejadian perkara (TKP) tepat pada waktunya. "Kalau pemudanya kabur, kita minta keterangan dari perempuan itu aja yang pelajar, lalu kita berikan pengarahan dan memanggil orangtuanya," ungkapnya.
Setelah diketahui menurutnya, pelajar tersebut sama sekali tidak mengetahui bahwa pemuda yang ditemuinya itu tengah menikmati minuman keras. Bukan hanya itu, bahkan kata dia, parahnya korban pelajar tersebut berasal dari keluaraga yang kurang sempurna atau anak yatim. "Ini yang perlu kita awasi pergaulan anak zaman sekarang, jangan mudah terpengaruhi oleh siapapun, harus pintar-pintar bergaul agar tidak salah," ungkapnya.
Dia berpesan, peran orangtua memang sangat penting dalam setiap kehidupan putra-putrinya selama di luar kegiatan sekolah. Maka dia meminta agar seluru orangtua untuk lebih mengetahui pergaulan anaknya baik disekolah maupun di luar sekolah. "Pulang PKL katanya sore, mungkin karena pergaulan bebas, yang jelas kami minta agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ujarnya.
Meski dia membeberkan kronologis kejadian penangkapan pelajar tersebut, namun dia tidak membeberkan secara detail identitas pelajar perempuan itu, alasannya  khawatir bisa mempengaruhi psikolog korban, baik di sekolah maupun di lingkungan rumahnya. "Salah satu pelajar aja, kasian sama anaknya yang penting bisa kita ambil hikmahnya dalam kejadian ini," pungkasnya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template